Polisi Tangkap 8 orang Pasca Bentrokan di Unkris

Polisi lakukan mediasi dua kubu yang bentrok di Kampus Unkris
Sumber :
  • VIVA/Dani

VIVA – Bentrokan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di depan Kampus Unkris, Pondokgede Kota Bekasi berhasil dilerai. Akibat bentrokan itu, delapan anggota Ormas berhasil diamankan pihak kepolisian.

img_title 17 Saksi Digarap Terkait Pengeroyokan Anggota Polsek Ngawen Saat Karnaval di Blora, Bakal Ada Tersangka Baru?

"Delapan orang, kami dari Polres Metro Bekasi akan melakukan penegakan hukum mengungkap terjadinya korban tadi sore agar ada yang bertanggung jawab," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi, Selasa 31 Agustus 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aloysius menambahkan, masing-masing Ormas yang terlibat bentrokan sepakat agar proses hukum dilakukan pihak kepolisian. 

img_title Bentrokan Antarwarga Palu Kembali Pecah, Polisi Tambah Personel dan Dirikan Pos Jaga

Menurut dia, bentrokan kedua kelompok Ormas itu karena kesalahpahaman yang ada di lapangan. Pihaknya, kata dia, sudah mengurai benang merah atas permasalahan tersebut.

"Kami sudah mencapai kesepakatan untuk menciptakan situasi yang kondusif," kata Aloysius.

img_title Polisi Sebut Belum Ada Indikasi Pelaku Pengeroyokan Maut Bambang Setiawan Adalah Anggota Ormas

Dia menambahkan, selain ada yang meninggal dunia, ada juga korban mengalami luka-luka. "Mereka yang luka akibat memanjat pagar, ada juga yang keseleo ada yang yang lecet-lecet," katanya.

Sebelumnya, dua kelompok organisasi Kemasyarakatan (Ormaa) bentrok di halaman kampus Universitas Krisnadwipayana yang berada di Jalan Raya Jatiwaringin, Jaticempaka, Kota Bekasi, Selasa 31 Agustus 2021. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, dampak bentrokan itu satu orang merenggang nyawa yang namanya masih belum diketahui.

Baca juga: Bentrok di Unkris, Polisi: yang Tewas Bukan Mahasiswa

Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto (kanan)

Buku 'Memburu Muhammad' Viral dan Disebut Penistaan Agama, Polda Metro Turun Tangan

Buku berjudul Memburu Muhammad karya Feby Indriani tengah menjadi sorotan setelah diskusi yang membahas buku tersebut di Bogor, Jawa Barat, disebut dibubarkan oleh ormas.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut