Asa Petani Jakarta di Tengah Kepungan Hutan Beton

Lahan persawahan di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur
Lahan persawahan di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur
Sumber :
  • VIVA/Vicky Fazri

Menurut Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan DKI, masih ada sekitar  414 hektare  sawah di Ibu Kota. 45 hektare berada di Kecamatan Kalideres dan Kembangan, Jakarta Barat, 341 hektare berada di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, 28 hektare di Ujung Menteng Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Sebagian besar lahan tersebut dikelola warga yang tergabung dalam 15 kelompok tani.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan Jakarta kini semakin maju dan bisa disejajarkan dengan kota besar lainnya di dunia. Kemajuan kota Jakarta secara tidak langsung  mendorong peningkatan kebutuhan pangan, sementara ketergantungan Jakarta terhadap pasokan pangan dari daerah lain sangat tinggi.

Disisi lain lahan produksi pangan semakin turun, sehingga perlu dilakukan upaya pemenuhan kebutuhan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang ada.

Berdasarkan SK Kementrian ATR/BPN tahun 2019, luas lahan baku sawah  di Jakarta mencapai 414 Ha. Lahan tersebut tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. 

Selain memanfaatkan lahan sawah,  produksi pangan di Jakarta juga dilakukan di lahan-lahan lain seperti pekarangan, lahan tidur, fasos dan fasum, gang hijau, rooftop, rusun dan lain-lain.  Potensi lahan tersebut bisa mencapai 200 ha.

"Upaya lain yang dilakukan Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pangan adalah dengan melakukan produksi di lokasi potensi lainnya seperti di perkantoran, sarana ibadah, sekolah dan lainnya. Total lokasi urban farming saat ini mencapai 648 lokasi," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati kepada VIVA.