Kesaksian Pengutang, Saudara dan Pertemanan Rusak Gara-gara Pinjol

Pengungkapan Jaringan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal
Pengungkapan Jaringan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Kasus pinjaman online (pinjol) yang banyak merugikan masyarakat kini menjadi prioritas kejahatan yang dibasmi aparat penegak hukum. Salah seorang korban pinjol ilegal bernama Yanto memberikan kesaksikan. Dia mengaku diteror dengan sambungan telepon oleh penagih pinjol bisa sebanyak 100 kali dalam sehari.

"Telepon bisa 100 kali sehari, ga diangkat kita serba salah, diangkat kita dimaki-maki," ujar Yanto dikutip dari tayangan YouTube Vois.

Pengalaman Yanto kata dia, dirinya bisa ditelepon dengan sedemikian banyak oleh penagih dengan nomor telepon yang berbeda-beda.

"Setiap telepon itu pasti ganti nomor, awal awal diangkat lama kelamaan diemin aja, udah pusing, trauma aja kalau lihat telepon bunyi gitu," ujarnya.

Yanto mengaku dalam proses penagihan tersebut pihak penagih juga mengancam menyebarkan datanya ke orang orang dekat Yanto, bahkan hingga sampai ke tempat kerja Yanto. Hal itu dilakukan karena dia tidak mengangkat telepon. Bahkan menurut dia, kantornya yakni pihak HRD juga sempat dikontak pinjol. Alhasil datanya sebagai peminjam menyebar luas.

Yanto menjelaskan dirinya sempat memberikan nomor orang lain sebagai jaminan kepada perusahan pinjol.

"Jadi misalnya yang kita masukkan itu sebagai jaminan itu bapak ini, setelah itu yang ditelepon itu bukan cuma bapak ini, diteleponi ke mana-mana hingga ke orang kantor" ujarnya.