Warga Keracunan Nasi Box dari PSI, Ini Kata Giring

Giring Nidji
Sumber :
  • vstory

VIVA – Plt Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha menjenguk anak korban keracunan makanan di RSUD Koja Jakarta Utara pada Senin malam 25 Oktober 2021. Selain Giring, turut menjenguk juga Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka, dan jajaran pengurus PSI Jakarta. 

img_title Jokowi Jadi Magnet PSI, Target Tiga Besar Dibidik untuk Pemilu 2029

Kedatangan Giring bertujuan menjenguk anak yang menjadi korban keracunan makanan dalam peristiwa sehari sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya baru saja selesai menjenguk kelima anak yang masih dirawat di RSUD Koja. Terima kasih kepada para pengurus PSI yang sejak kemarin mendampingi. Terima kasih juga kepada dokter dan perawat RSUD Koja yang sudah menangani pasien dengan baik," ujar Giring. 

img_title Ahmad Ali Ungkap Perjalanan Politiknya: Dulu Dukung Anies, Kini Berkiprah di PSI

Sebagai orangtua, dia mengaku spontan dan langsung tergerak untuk menjenguk anak-anak yang masih dirawat di RS. "Saya berharap mereka segera sembuh dan pulih seperti sediakala,” ucap dia.

Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha Djumaryo (kiri).

Photo :
  • VIVA/ Nur Faishal.

img_title Jokowi Didesak Masuk Pengurus DPP PSI, Kader Bogor Sampai Bertanya Kapan Gabung

Istri Giring, Cynthia Ganesha menitipkan mainan kepada anak-anak yang dirawat untuk menenami mereka selama dirawat.

Ketua DPD PSI Jakarta Utara, Darma Utama menambahkan jika nasi box yang diberikan ke warga merupakan program rutin PSI yang digelar sejak April 2021 lalu hingga sekarang. Namun, dia mengakui baru kali ini kejadian keracunan.

“Makanan siap saji itu bagian dari program Rice Box PSI yang sudah digelar sejak April 2021. Sampai hari ini sudah dibagikan lebih dari 300 ribu di seluruh Indonesia. Selama ini, sama sekali tidak ada masalah. Kejadian seperti di Kampung Beting itu adalah yang pertama kali,” ucap Darma.

Program rice box PSI melibatkan warung-warung makanan dan UMKM kuliner, yang juga terdampak pandemi, sebagai penyedia atau pemasok. 

"Jadi PSI tidak membuat makanan. Kami membagikan dan menghimpun dukungan program ini dari publik," ujarnya. 

Darma menambahkan, rice box PSI esensinya adalah mendukung UMKM yang terdampak pandemi agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah melakukan  penyelidikan internal supaya kasus seperti ini tidak terulang. Kami tetap berpikir positif bahwa ini murni kelalaian semata tanpa unsur kesengajaan. Kami menunggu proses penyelidikan berlangsung.” 

PSI juga telah memberikan santunan kepada 29 orang yang menjadi korban.  Pada kesempatan berbeda, pemilik warung, Lidya, juga telah meminta maaf kejadian keracunan makanan di Kampung Beting, Koja, Jakarta Utara. Selama ini ia sudah menjaga agar makanan aman dikonsumsi. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut