Pedagang Kurban Buka Lapak di Trotoar Jakpus, Bayar Rp25 Juta

Salah satu lapak jual hewan kurban di Jakarta Pusat
Salah satu lapak jual hewan kurban di Jakarta Pusat
Sumber :
  • VIVA/Yeni Lestari

VIVA – Sejumlah pedagang hewan kurban membuka lapak di sepanjang jalan trotoar di kawasan Jakarta Pusat. Padahal hal ini menyalahi aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) yang mana melarang pedagang berjualan di fasilitas umum dan salah satunya adalah trotoar.

Berdasarkan pantauan VIVA, di sepanjang trotoar di Jalan Kramat Jaya Baru, Johar Baru misalnya, terdapat beberapa lapak hewan kurban yang sudah dibangun. Mereka menawarkan hewan-hewan kurban berupa sapi maupun kambing.

Salah seorang pedagang bernama Ardi (29) menyatakan, pihak kelurahan yang meminta para pedagang hewan kurban untuk berjualan di trotoar. Selain itu, ia juga mengatakan telah mendapatkan izin dari sejumlah pihak agar diperbolehkan berjualan hewan kurban di trotoar tersebut.

"Sudah mengantongi izin dari kelurahan, kecamatan juga. Kita memang diarahkan oleh Kelurahan, Dishub dan Kecamatan. Yang penting kita jaga kebersihan dan tidak mengganggu jalan," ujar Ardi saat dikonfirmasi wartawan pada Senin, 27 Juni 2022.

Sementara itu, pedagang lain yang bernama Reva juga menyatakan hal serupa. Ia menyebut sudah mendapatkan izin dari pihak kelurahan dan kepolisian setempat. Selain itu ia juga telah membayarkan uang Rp25 juta untuk biaya keamanannya.

"Kita sudah dapat izin dagang di atas trotoar dari Kecamatan setempat, Kecamatan Johar Baru, Satpol PP, Dishub mengizinkan meski surat resminya tidak ada. Kita juga bayar Rp25 juta ke kecamatan, polsek," kata Reva.

Dia mengaku menyerahkan uang tersebut ke organisasi masyarakat (ormas). Kemudian, pihak ormas memberikan uang tersebut ke sejumlah pihak di antaranya kelurahan, kecamatan hingga kepolisian.