Imbauan Polisi ke ABG Citayam yang Suka Nongkrong di Dukuh Atas

Warga berjalan melewati terowongan jalur pedestrian yang dihiasi lampu warna-warni di Jalan Kendal, dekat Stasiun Sudirman, kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Maret 2019.
Warga berjalan melewati terowongan jalur pedestrian yang dihiasi lampu warna-warni di Jalan Kendal, dekat Stasiun Sudirman, kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Maret 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

VIVA Metro – Remaja-remaja Citayam, Jawa Barat, yang ramai nongkrong dan bersantai di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, bakal dibubarkan polisi. Seandainya mereka nongkrong hingga sampai melewati jam 22.00 WIB. Mengingat aturannya memang demikian.

"Nah biasanya kami bubarkan kalau malam hari jam 10 sudah kami bubarkan. Di atas jam 10 nggak boleh. Begitu aturannya, apalagi jalur protokol itu, nggak boleh. Termasuk dari Dukuh Atas sampai ke Patung Kuda (Arjuna Wiwaha alias Patung Kuda Indosat). Sudah protap itu," ucap Kapolsek Metro Menteng Komisaris Polisi Netty Rosdiana Siagian saat dikonfirmasi, Kamis 7 Juli 2022.

Kebanyakan warga Citayam yang nongkrong di sana, adalah anak baru gede alias ABG. Mereka masih labil dan dikhawatirkan mudah terpancing emosinya. Guna mengantisipasi adanya keributan, anggotanya pun patroli hingga ditempatkan di lokasi.

"Kalau di Pospol Thamrin wilayah Menteng dari Dukuh Atas sampai Graha Mandiri itu adalah kontribusi Kamtibmas, artinya kami membersihkan, menertibkan jangan sampai ada kriminal harus aman di situ. Kalau di Menteng Trenggulun, kami antisipasi tawuran. Itu yang kami perkuat di dua titik ini. Pertama karena jalur protokol, itu cermin kami di situ," jelas dia.

Lebih lanjut dia mengimbau kepada ABG Citayam yang nongkrong di kawasan Dukuh Atas, untuk mematuhi aturan. Dia minta mereka menjaga Ibu Kota dengan berkontribusi yang baik, bukan membuat kegaduhan. Dirinya juga menyarankan untuk tidak berkelompok-kelompok.

"Mari kita jaga Ibu Kota ini dengan inovasi-inovasi yang baik, kontribusi yang baik, jangan membuat kegaduhan. Kalau kita gaduh, berarti kita tidak mencintai negeri ini. Jadi kalau mencintai negeri ini, ayo kita beri kontribusi yang baik," kata dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakartax Ahmad Riza Patria mengatakan, pada musim libur sekolah ini banyak warga yang datang ke Jakarta. Termasuk warga Citayam, Jawa Barat, yang ramai-ramai untuk nongkrong dan bersantai di kawasan Dukuh Atas Jakarta. 

Halaman Selanjutnya
img_title