Mahasiswa Dukung Kapolri Usut Kasus Brigadir J

VIVA / Yeni Lestari
Sumber :

VIVA Metro – Sekelompok aktivis mahasiswa, pemuda dan masyarakat Jabodetabek menggelar aksi damai masyarakat cinta Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Selasa, 16 Agustus 2022.

img_title Jakarta Diguncang 61 Titik Demo Hari Ini, di DPR hingga Mahasiswa Trisakti Turun Aksi

Berdasarkan pantauan VIVA di lokasi, sekitar pukul 14.15 WIB, massa aksi mulai berdatangan dan banjiri kawasan Mabes Polri tepatnya di depan Museum Polri. Mereka mengenakan pakaian yang senada berwarna putih-merah serta membawa bunga mawar dengan warna putih dan merah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi damai di Mabes Polri

Photo :
  • VIVA / Yeni Lestari

img_title Operasi Patuh 2026, Korlantas Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Dipimpin para orator, massa aksi mulai membuat barisan secara kondusif dan menyampaikan orasinya di depan Mabes Polri. Mereka juga turut membagikan mawar tersebut ke beberapa pengguna jalan dan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

"Kehadiran kami, kami ingin menyampaikan bahwa pertama kami mencintai Indonesia. Kedua, kami ada di tempat ini bahwa kami mencintai Kepolisian Republik Indonesia," ujar salah seorang orator, Andreas di atas mobil orasi, Selasa, 16 Agustus 2022.

img_title Kapolri Ingatkan Satu Hal Penting Ini ke Massa yang Demo Hari Ini

Andreas kemudian menyoroti kasus pembunuhan Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang saat ini tengah diusut Polri. Kata Andreas, pihaknya memberikan apresiasi tinggi dan mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan tindakan tegas ke tiap pihak yang terlibat ke dalam kasus tersebut.

Mabes Polri.

Photo :
  • VIVA.co.id/Vicky Fajri

Menurutnya, siapapun anggota polisi yang terlibat dan memiliki jabatan serta pangkat apapun wajib ditindak hukum jika melakukan pelanggaran. Termasuk di dalamnya, jika anggota polisi itu terlibat alam kasus Brigadir J.

"Kami mendampingi dan mengawal Bapak Kapolri supaya senantiasa terus berani menindak tegas dan kami warga Indonesia terus mendukung untuk melakukan tindakan hukum yang seadil-adilnya tanpa memandang jabatan apapun. Jadi, siapapun dia, mau jenderal bintang satu, dua, tiga selama melanggar hukum ya patut ditindak secara adil," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan bahwa kasus Brigadir J ini merupakan satu titik yang menjadi pertaruhan Polri untuk menunjukkan kredibilitasnya. Maka dari itu, pihaknya menegaskan akan selalu mendampingi dan mendukung agar Korps Bhayangkara ini mampu melakukan tindakan hukum yang adil.

"Saya tahu kasus yang jadi polemik ini merupakan pertaruhan bagi institusi Polri, untuk menunjukan kredibilitasnya. Maka dari itu, kami sampaikan, kami cinta Polri dan siap mendampingi dan mendukung, memberi semangat Polri untuk terus melakukan tindakan hukum yang adil," tandasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut