Ini Pelanggaran yang Belum Terekam Tilang Elektronik

Pelanggar tilang elektronik.
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon/VIVA.co.id.

VIVA Metro – Polda Metro Jaya menjelaskan, bahwa saat ini tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), yang terpasang di sejumlah wilayah di Jakarta belum dapat merekam sejumlah pelanggaran lalu lintas oleh pengendara. Seperti yang tidak menggunakan helm dan juga kendaraan yang melebihi kapasitas penumpang. 

img_title Resmi Digelar, Operasi Patuh Jaya 2026 Bakal Sasar Pengendara yang Suka Main HP di Jalan hingga Tak Pakai Helm

Kasie Laka Subdit Gakkum Polda Metro Jaya, Kompol Edi Purwanto menjelaskan, bahwa kamera E-TLE yang saat ini telah terpasang masih belum mampu merekam 8 pelanggaran utama dalam berkendara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama pelanggaran Apill atau menerobos lampu merah, kedua pelanggaran marka, dan ketiga pelanggaran ganjil genap," ujar Edi kepada wartawan, Jumat 11 November 2022.

img_title Polda Metro Bongkar Pengiriman 54 Ton Galena di Jakut, Dokumen Kontainer Malah Tertulis Kemiri

Namun demikian, kata Edi, bagi pengendara roda 4 yang tidak menggunakan sabuk pengaman dan menggunakan ponsel saat berkendara, sudah dapat terekam melalu kamera E-TLE.

Pelanggaran lain yang juga dapat terekam oleh kamera E-TLE, ialah melebihi batas muatan dan kecepatan kendaraan di jalan raya, serta pelanggaran busway.

img_title Kasus Roti Gluten Free Bake n Grind Memanas, Kini Ada 3 Laporan Polisi dan 16 Saksi Diperiksa

"Tentu kalau yang busway ini hanya kamera yang berada di jalur busway," kata Edi.

Selanjutnya, Edi menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya masih terus berupaya mengembangkan kemampuan kamera E-TLE. Agar bisa merekam pelanggaran lalu lintas kasat mata, yang belum terekam sebelumnya. 

"Yang menjadi akselerasi pengembangan kedepannya yaitu pelanggaran tidak menggunakan helm, serta melebihi batas penumpang. Ini masih tahap pengembangan," tegas dia.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya resmi menghentikan pelaksanaan tilang manual terhadap para pelanggar lalu lintas. Seluruh pengendara yang melanggar bakal ditindak secara elektronik.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menjelaskan, petugas hanya melakukan penilangan menggunakan kamera E-TLE. Pasalnya, seluruh surat tilang yang sudah diedarkan kepada anggota polisi lalu lintas telah ditarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk wilayah DKI Jakarta, kata Latif, kepolisian bakal mengandalkan kamera E-TLE statis sudah terpasang di 57 titik. Selain itu, Polda Metro Jaya juga akan menggunakan E-TLE mobile, yang menurut rencana bakal diluncurkan pada Desember 2022 mendatang.

Ilustrasi ganjil genap.

Nasib Bebas Ganjil-Genap Mobil Listrik

Moeldoko mengusulkan evaluasi bebas ganjil-genap mobil listrik di Jakarta saat populasinya mencapai 30 persen. Insentif EV dinilai masih diperlukan untuk mendorong adopsi

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut