Fauzi Bowo Tidak Yakin Jakarta Bebas Banjir

Banjir di Jalan Daan Mogot Jakarta Barat tahun 2007
Banjir di Jalan Daan Mogot Jakarta Barat tahun 2007
Sumber :
  • VIVAnews/Maryadie

VIVAnews - Berbagai program terus dilakukan untuk penanggulangan banjir. Mulai dari pengerukan sungai hingga drainase. Tapi Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tetap tidak bisa berjanji membebaskan Jakarta dari banjir.

Dalam pidato Rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT DKI Jakara ke 483, Fauzi Bowo menyampaikan bahwa Jakarta belum mungkin dapat bebas sepenuhnya dari banjir. Hal itu karena kondisi alami kota Jakarta yang sekitar 40 persen wilayahnya berada di bawah permukaan laut pasang.

Menurut Fauzi Bowo, wilayah Jakarta yang dilintasi 13 sungai besar yang semuanya bermuara di teluk atau pantai Utara kota Jakarta membuat daerah ini tidak dapat menghindar dari banjir.

"Dengan kenyataan ini bahwa target penanggulangan banjir difokuskan pada dua aspek, yaitu mengurangi luapan dan genangan banjir," katanya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 22 Juni 2010.

Selain penanggulangan banjir yang menjadi program Pemprov DKI, membenahi transportasi juga menjadi fokus pemprov.

Implementasi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2007-2012 antara lain adalah target kerja pemprov dalam pembangunan transportasi yang bertujuan mengurangi kemacetan.

Hal ini sesuai dengan pola transportasi makro (PTM) sebagai grand design pembangunan transportasi Jakarta yang meliputi busway, subway, dan monorel.

"Titik berat program adalah peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi massal yang aman, nyaman, cepat dengan biaya terjangkau," ujarnya lagi.

Menurut Fauzi lagi, DKI saat ini tengah berupaya meningkatkan mutu hidup warganya dengan menciptakan lapangan kerja. Kebijakannya berlandaskan pada pro job, pro poor, pro growth atau kebijakan yang berpihak kepada pekerja, masyarakat miskin dan pertumbuhan.

"Pengangguran turun dari 12,57 persen menjadi 12,16 persen. Angka pengangguran tersebut turun tahun 2009 menjadi 12,15 persen dan untuk tahun 2010 per februari turun menjadi 11,32 persen," ungkapnya.

Selain dihadiri oleh jajaran Pemrpov DKI dan DPRD, Paripurna HUT Jakarta ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Dalam HUT Jakarta yang hampir lima abad ini, masyarakat menilai masih banyak janji Pemerintah DKI yang belum terwujud untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Sejumlah warga berharap penataan Kota Jakarta segera dibenahi. Selain masalah banjir, kemacetan masih menjadi harapan utama warga Jakarta agar segera dapat diselesaikan. (hs)