Heboh! Video Mesum di Pinggir Rel Jatinegara

Satpol PP Jakarta Timur menutup akses liar menuju kawasan rel kereta api di wilayah Jatinegara
Sumber :
  • ANTARA/HO-Satpol PP Jakarta Timur

Jakarta, VIVA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menutup akses liar menuju kawasan rel kereta api di wilayah Jatinegara, menyusul viralnya video pasangan yang diduga melakukan perbuatan mesum di pinggir rel tersebut.

img_title Satpol PP Tertibkan Pedagang yang Bersikeras Berdagang di Sepanjang Jalan Raya Subang hingga Bandung

"Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel," kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penutupan akses itu menjadi salah satu langkah utama yang disepakati dalam koordinasi lintas instansi yang digelar pada hari ini, Kamis, di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara.

img_title Hati-hati! Rute KRL Jakarta-Bogor Terganggu Imbas Tawuran di Dekat Rel

Menurut Muhammadong, akses keluar masuk menuju area rel tersebut selama ini dimanfaatkan masyarakat secara bebas sehingga harus segera ditertibkan.

Terlebih, area rel kereta api merupakan kawasan terbatas yang tidak semestinya dijadikan tempat beraktivitas masyarakat.

img_title 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara di Momen HUT RI ke-81, Ini Daftarnya

Selain membahayakan keselamatan, kata dia, keberadaan akses liar juga memicu munculnya aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Koordinasi penanganan itu pun dilakukan bersama dengan Wakil Kepala Stasiun Jatinegara, unsur pengendali lapangan, Satpol PP Kecamatan Jatinegara, serta Bhabinkamtibmas, dengan dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara Teguh NA.

Selain penutupan akses, Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama PT KAI juga akan meningkatkan pencahayaan di sekitar lokasi. Penambahan penerangan itu dilakukan untuk mengurangi titik-titik gelap yang rawan dijadikan tempat berkumpul maupun aktivitas negatif.

"Kawasan yang minim penerangan memang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penerangan akan ditambah agar pengawasan lebih optimal," ujar Muhammadong.

Tak hanya itu, patroli gabungan rutin juga akan digelar mulai malam hari. Patroli ini melibatkan unsur Tiga Pilar Kecamatan Jatinegara bersama dengan petugas pengamanan internal PT KAI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammadong menilai langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap keresahan masyarakat setelah video perbuatan tidak senonoh di sekitar rel tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Dia pun berharap penataan akses dan penguatan pengawasan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib, sekaligus mencegah kawasan rel dijadikan sebagai tempat aktivitas yang melanggar norma.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut