Sekolah-sekolah di Jakarta Disiapkan untuk Tampung Pengungsi Banjir

Banjir Pluit
Banjir Pluit
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah sibuk mengantisipasi banjir massal saat puncak musim hujan tiba. Salah satunya adalah menyiapkan lokasi pengungsian bagi penduduk yang terkena banjir.

Untuk mengevakuasi korban banjir, Pemprov DKI menyiapkan gedung-gedung sekolah sebagai salah satu tempat evakuasi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk membicarakan masalah ini. "Sekolah harus siap bila harus dijadikan tempat evakuasi korban banjir," kata Taufik.

Taufik menjelaskan, penggunaan sekolah dalam situasi darurat tidak dipermasalahkan meski mengganggu proses belajar mengajar. "Saat sekolah dijadikan tempat pengungsian, pasti mengganggu proses belajar mengajar. Tapi atas dasar kemanusiaan kami bisa lakukan ini," ujarnya.

Namun Taufik belum dapat memastikan apakah para pelajar akan diliburkan atau tidak saat sekolah mereka dijadikan tempat pengungsian. "Banyak sekolah yang dua lantai. Kalaupun lantai bawah dipakai pengungsi, lantai atas akan dioptimalkan untuk proses belajar mengajar."

Ia mengakui efektivitas belajar mengajar akan terganggu. Tapi, kata dia, Dinas Pendidikan telah merancang modul baru untuk situasi darurat bencana. "Guru dan pelajar akan menggunakan modul baru saat sekolah mereka dijadikan tempat pengungsian. Modul ini mengefektifkan waktu yang tidak cukup," ujar dia.

Untuk pelajar yang tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolah karena menjadi korban banjir, Disdik telah menyiapkan para relawan. Relawan ini yang nantinya akan mendatangi siswa yang menjadi korban banjir.

"Kami menyiapkan ini berdasarakan pengalaman. Para relawan akan mendatangi siswa secara berkala. Yang penting siswa tidak ketinggalan pelajar terlalu jauh," kata Taufik. (ren)