Demi Jakarta Marathon, Polisi Rekayasa Lalu Lintas Sejak Pagi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Rikwanto.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
VIVAnews
- Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan mengerahkan sekitar 800 personel guna mengamankan pelaksanaan Jakarta Marathon yang akan di gelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu 26 Oktober 2010.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, ratusan personel tersebut rencananya akan disebar di sepanjang trek lari yang berjarak 42 km tersebut.


"Kami imbau masyarakat untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas yang akan dimulai pada pukul 05.30 WIB sampai selesai sekitar pukul 10.00 WIB," ujar Rikwanto melalui pesan singkat, Sabtu 25 Oktober 2014.


Rikwanto menjelaskan, jika ada masyarakat yang ingin menyaksikan dan memeriahkan acara tersebut, dipersilakan untuk melihat. Namun, masyarakat tidak diperkenankan turun ke lintasan lari.


"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak panita jika nantinya ada peserta yang sakit. Karena kita sudah siapkan mobil dan ada rumah sakit rujukan," katanya menambahkan.

Kelompok Kemanusiaan Periksa Persenjataan Mematikan yang Belum Meledak di Gaza

Rumah sakit rujukan yang dimaksud di antaranya, RS Atma Jaya, RS Tebet, RSCM, RS Gatot Subroto dan RS Siloam.
MUI Ajak Masyarakat Doakan Timnas Indonesia: Juara Piala Asia U-23 dan Lolos Olimpiade


Terpopuler: Deretan Negara dengan Janda Terbanyak di Dunia hingga Resep Gampang Gulai Tunjang
Sekitar 14 ribu pelari dari 47 negara rencananya akan terlibat dalam perhelatan ini. Lari akan diawali dari Monumen Nasional, Jakarta Pusat, melintasi Jalan Budi Kemuliaan menuju Kawasan Kota Tua melewati Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal. Dari sana, trek berlanjut menuju Bunderan Hotel Indonesia hingga Jalan Gatot Subroto sampai ke Jalan Sisingamangaraja. Menjelang finish di Monas, peserta Marathon akan melalui Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin.
Pendukung Israel Mencoba Memprovokasi Mahasiswa  Pro Palestina di Universitas Ca

Pendukung Israel Provokasi Mahasiswa Pro Palestina di Universitas California

Seorang pendukung pro Israel melontarkan pernyataan marahnya kepada pengunjuk rasa mahasiswa Universitas California yang melanjutkan demonstrasi mendukung Palestina

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024