Ahok Buka Jakarnaval 2015 dengan Menabuh Drum

Ahok Buka Jakarnaval 2015 dengan Menabuh Drum
Sumber :
  • VIVA.co.id/Moh Nadlir
VIVA.co.id
Ini Lokasi Posko Makanan, Minuman dan Medis untuk Pendemo
- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok, membuka perhelatan Jakarnaval 2015 di Monumen Nasional (Monas) pada Minggu sore, 7 Juni 2015. Ahok meresmikan acara menyambut Hari Ulang Tahun ke-448 Jakarta itu dengan menabuh drum.

Minat Investasi Tak Terpengaruh Aksi Demo 4 November

Setelah itu, iring-iringan peserta karnaval dilepas. Sejumlah penari dancer dan berbagai komunitas unjuk gigi di depan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta untuk meramaikan acara bertajuk Gempita Jakarta itu.
Kendaraan yang Lintasi Medan Merdeka Mulai Dialihkan


Peserta Jakarnaval berparade dari Plaza Timur Monas menuju Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, dan Bundaran HI. Kelompok hobi, serta seni budaya berbelok ke Jalan Medan Merdeka Selatan dan mengakhiri parade di Silang Barat Daya Monas.


Acara tahunan itu awalnya direncanakan digelar pada 22 Juni. Namun, karena bertepatan Ramadhan, dimajukan pada hari ini.


Lalu lintas kereta


Penyelenggaraan Jakarnaval itu berimbas pada perjalanan kereta dari Stasiun Gambir ke stasiun lainnya. Beberapa akses jalan raya menuju Stasiun Gambir juga terdampak.


Senior Manager Corporate Communication
PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Bambang S. Prayitno, mengatakan bahwa PT KAI memutuskan menghentikan, atau berhenti luar biasa kereta api-kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara.


Keberangkatan dari Gambir berhenti di Stasiun Jatinegara. Utamanya keberangkatan kereta dari Gambir mulai pukul 12.45 WIB.


"Contohnya, seperti KA Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung, hingga keberangkatan kereta pukul 18.30 WIB nanti," katanya.


"Namunm demikian tentunya stasiun Gambir masih dapat diakses untuk keberangkatan pada waktu tersebut," dia menambahkan.


Daya tarik wisata


Kepala Bidang Pengelolaan Daya Tarik Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, menjelaskan bahwa acara itu adalah bentuk apresiasi terhadap kreativitas dari berbagai komunitas di Ibu Kota.


"Jakarnaval 2015, adalah kegiatan rutin setiap tahun yang sudah berlangsung 19 kali. Event Jakarnaval sendiri menjadi salah satu agenda daya tarik wisata," katanya kepada
VIVA.co.id.


Selain dimeriahkan 488 pertunjukan seni jalanan, Jakarnaval 2015 juga diikuti 35 komunitas hobi dan seni budaya, 25 mobil hias dari berbagai SKPD, BUMD dan BUMN, kelompok marching band, atraksi dari komunitas paramotor Indonesia, dan lain-lain. (asp)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya