Ahok Takut LRT Senasib dengan Monorel

LRT.
Sumber :
  • https://edorusyanto.wordpress.com

VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan, target Ground Breaking Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan cepat akan dilakukan  pada awal tahun 2016.

img_title Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar, Sutiyoso: Saya Lega

Namun, hal tersebut bisa dilakukan dengan catatan penunjukan pihak pelaksana pengerjaan segera dilaksanakan. Dia juga mengaku, target tersebut bisa lebih cepat daripada yang ditetapkan jika penunjukan lebih cepat.

"Kalau kami, karena enggak bisa tunjuk langsung (pelaksananya) paling ya Januari (2016). Tapi kalau Adhi Karya, karena dia kontraktor kalau ditunjuk bisa (lebih) cepat," ujar Ahok saat berkunjung ke kantor Kementerian Koordinator Bidang perekonomian, Kamis, 20 Agustus 2015.

Namun demikan, Ahok mengaku masih mempertanyankan kecukupan modal Adhi Karya sebagai pelaksana pengerjaan kontrak tersebut. "Ya logika bisnis saja, anda mau bikin proyek Rp7 triliun, tapi anda hanya pegang Rp1,5 triliun. Kira-kira feasible enggak? Monorel apa enggak cukup pengalaman buat kita kasih orang yang enggak punya duit buat bangun," kata dia.

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, usai rakor mengatakan, keputusan terkait dengan proyek pembangunan LRT  tersebut telah diambil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan untuk kontraktor sarana seperti kereta, operator, akan dilakukan lelang kembali. Sedangkan prasarana seperti rel untuk daerah Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) akan dikerjakan oleh BUMN Konstruksi, PT. Adhi Karya.

img_title Pramono Resmikan Pembongkaran Tiang Monorel, Dihadiri Sutiyoso

Sementara untuk prasarana wilayah DKI Jakarta, akan dikerjakan oleh BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo.

"Keluar perpresnya ya jalan. Kita serahkan draf perpresnya besok ke Presiden, akan diproses begitu keluar langsung jalan," kata dia.

Rapat Koordinasi tersebut berlangsung singkat. Turut hadir dalam rapat tersebut Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini M. Soemarno.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta

Gubernur Pramono: Saya Hobinya Memutuskan yang Rumit-rumit

Pramono menjelaskan naturalisasi Kali Cakung Lama harus dilakukan agar daerah Kelapa Gading, Cilincing, hingga Semper tidak lagi kebanjiran saat hujan turun.

img_title
VIVA.co.id
27 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut