Djarot Minta Jokowi Keluarkan Perpres Sampah

Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Presiden Jokowi membuat Peraturan Presiden (Perpres) khusus untuk pengolahan sampah terpadu dalam kota atau biasa disebut Intermediate Treatment Facility (ITF). Perpres khusus diharapkan dapat mempercepat pembangunan pengolahan sampah berbasis teknologi itu.

img_title Terpopuler: Jennifer Coppen Gas Terus Netizen Malaysia yang Menghina Dirinya Hingga Agama Shandy Aulia

"Kalau bisa sih dikeluarkan semacam Perpres untuk percepatan, seperti kereta cepat," ujar Djarot sebelum menggelar rapat terbatas dengan Presiden Jokowi terkait pengolahan sampah, Jumat 5 Februari 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Djarot, Perpres tersebut juga akan memberi kepastian Investasi kepada investor untuk menamkan modal. Sebab, biaya pembangunan sistem ITF membutuhkan dana yang cukup besar.

img_title Viral Dua Pria Diduga Lakukan Perbuatan Mesum di Toilet Stasiun Manggarai, KAI Commuter Angkat Bicara

"Ini kan perlu diatur sehingga ada kepastian, karena investasi di bidang teknologi pengolahan sampah ini membutuhkan biaya yang cukup mahal dan teknologi tinggi," ujarnya.

Jika ITF telah selesai dibangun, lanjut dia, pengolahan sampah DKI Jakarta akan lebih efisien dan tidak tergantung kepada TPA Bantar Gebang. DKI sendiri telah menyiapkan lima lokasi untuk pengolahan sampah dengan sistem ITF diantaranya Sunter, Cilincing, Marunda dan Kosambi.

img_title 7 Hari Berjibaku Padamkan Karhutla di Penajam Paser Utara, Sumber Air Mulai Jadi Masalah Besar

"Ke depan kita harapkan sampah bisa selesai di tempat kita, sehingga yang ke Bantar Gebang itu residunya," kata dia.

Ilustrasi/Pengolahan sampah

2018, Surabaya Olah Sampah Jadi Listrik

Sumber listrik baru didapat dari pengolahan gas metana sampah.

img_title
VIVA.co.id
19 Februari 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut