Diusung Nasdem, Ahok: Saya Tak Mungkin Tinggalkan Teman Ahok

Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar G.M

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan tidak akan meninggalkan Teman Ahok, meskipun Partai Nasdem berencana mendeklarasikan dukungan kepadanya dalam Pilgub 2017 mendatang. Teman Ahok adalah jaringan sukarelawan yang telah mengumpulkan kartu tanda penduduk untuk mengusung Ahok dari jalur independen.

SBY Sindir Kejanggalan Pilkada DKI 2017

Namun, pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku telah menjalin komunikasi dengan Partai Nasdem, walau tidak secara terbuka.

"Yang pasti kita terima kasih kalau betul Nasdem dukung, Pilgub sih kita sudah sering ngomong gitu ya, cuma saya sudah sampaikan, kita enggak mungkin ninggalin Teman Ahok," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 12 Februari 2016.

Pilpres 2019 Diharapkan Tak Seperti Pilkada DKI, Marak Hoax

Menurut Ahok, pada saat itu partai Nasdem bersedia memberikan dukungan tanpa syarat kepadanya. Namun meski banyak partai yang berniat mendukungnya, Ahok berniat tak akan meninggalkan Teman Ahok.

"Ngumpulin KTP itu enggak gampang loh, apalagi sejuta. Kalau banyak partai yang dukung untuk Jakarta baru, ya tidak apa-apa. Saya seperti pekerja profesional saja, kaya CEO gitu loh yang ditunjuk menjadi Gubernur Jakarta," kata Ahok.

Ahmad Dhani Tersangka Ujaran Kebencian?

Seperti diketahui, hari ini partai Nasdem berencana secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Ahok dalam Pilgub 2017 mendatang.

Baca juga:

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

SBY Sebut Kultur Politik Tanah Air Berubah Sejak Pilkada DKI 2017

"Saya berani mengatakan bahwa politik kita telah berubah."

img_title
VIVA.co.id
10 November 2018