Sandiaga Uno: Reklamasi Harus Disetop

Sandiaga Uno (tengah) saat berlari di Banjir Kanal Timur, Jakarta.
Sumber :
  • Foto: VIVA.co.id/Rebbeca Reifi Georgina

VIVA.co.id – Proyek reklamasi terus bergejolak dan hangat menjadi buah bibir. Bagi Sandiaga S Uno, proyek pengerukan laut itu harus segera dihentikan.

img_title Dapat Penghargaan Muzakki Teladan, Ini Kata Sandiaga Uno

"Sudah saatnya kita mensetop dulu, sekarang sudah banyak kontroversinya," kata pengusaha kondang yang akan mencalonkan diri jadi Gubernur DKI Jakarta, di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 April 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sandiaga meminta, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok agar dapat menempatkan kepercayaan dan keinginan rakyat daripada urusan bisnis.Bagi Sandi, banyak aspek yang harus diperhatikan oleh pemerintah.

img_title Masih Banyak Anak Indonesia Kesulitan Akses Pangan Bergizi, Sandiaga Uno: Saya Berharap...

"Rakyat mulai berpendapat apakah ini berpihak kepada rakyat atau tidak. Kita kaji lagi dampak lingkungannya," ujar Bos Saratoga Group ini.

Sandi berharap jangan sampai reklamasi hanya menguntungkan kalangan menengah ke atas saja. "Ekonomi kita belum berpihak ke rakyat bawah. Reklamasi harus disetop.”

img_title Masuk Bursa Calon Ketum PPP, Siapkah Sandiaga Uno Bertarung dengan Caketum Lain?

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan izin reklamasi terhadap Lima pulau. Masing-masing di Pulau G kepada PT. Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan Agung Podomoro Land, pulau F kepada PT. Jakarta Propertindo, pulau H kepada PT. Taman Harapan Indah, anak perusahaan Intiland; pulau I dan Pulau K kepada PT. Pembangunan Jaya Ancol.

(mus)

Sandiaga Uno dan Ibunya

Ulang Tahun ke-85, Ibunda Sandiaga Uno Curahkan Perjalanan Hidup Lewat Buku

Momen bertambahnya usia kerap menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui. Hal itulah yang tampaknya menjadi semangat.

img_title
VIVA.co.id
30 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut