Jelang Ramadan, Harga Bawang Merah di Kramat Jati Turun

bawang merah.
Sumber :
  • ANTARA/Syaiful Arif

VIVA.co.id – Jelang Ramadan, harga bahan pangan ataupun sayuran biasanya mengalami kenaikan. Namun harga bawang merah justru mengalami penurunan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. 

DPR Minta Pemerintah Jangan Terlalu Banyak Lakukan Impor

Menurut Ketua Asosiasi Bawang Merah Pasar Kramat Jati, Hasan Kudri, harga bawang merah turun karena pada Juni dan Juli pasokan aman sehingga tidak ada lonjakan harga.

Lantaran pasokan bawah merah aman, harganya saat ini mencapai Rp25 ribu per kilogram. "Ini turun Rp5.000 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp30 ribu per kilogram," katanya kepada wartawan, Selasa, 24 Mei 2016. 

DPR: Bawang Merah Tidak Boleh Impor

Kudri mengatakan, untuk pasokan bawang merah yang masuk ke dalam Pasar Induk Kramatjati sebanyak 280 ton hingga 300 ton per hari. Sedangkan kebutuhannya hanya 240 ton hingga 280 ton per hari. "Jadi stok yang banyak itu pula membuat harga menjadi turun drastis," ujarnya. 

Selain karena pasokan yang banyak, melimpahnya bawang merah karena bertepatan dengan musim panen raya. Untuk itu, dia dan para pedagang lainnya berharap harga tersebut bisa terus bertahan. "Mudah-mudahan penurunan ini hingga memasuki Ramadan ini," ujarnya.

Pedagang Tolak Harga Bawang Merah Rp25 Ribu per Kg

Turunnya harga bawang ini disambut positif oleh para konsumen, di antaranya Handini (39). Menurutnya, semua itu merupakan kabar baik menjelang bulan suci Ramadan. 

"Bagus banget, biasanya tahun lalu kan dari sebelum puasa sampai habis lebaran harganya naik terus, sekarang malah turun," ujarnya.
 

bawang merah.

Ramadan, Harga Bawang Putih dan Bawang Merah Berfluktuasi

Harga bawang putih naik turun Rp1.000 per kilogram.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2016