Ahok Gusur Pemukiman Liar agar Dikenang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), saat berkunjung ke Kepulauan Seribu 27 September 2016. Di situlah dia melontarkan pernyataan soal Surah al-Maidah yang membuatnya diadili.
Sumber :
  • VIVA/Fajar GM

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ternyata ingin jasanya dikenang sebagai Gubernur DKI yang pada akhirnya menyelesaikan sejumlah masalah turun temurun di Jakarta, seperti banjir.

img_title Ahok Minta Jokowi Diperiksa Jadi Saksi di Sidang Korupsi Minyak, Kejagung Beri Jawaban Tak Terduga!

Hal itu, menjadi salah satu hal yang mendorong Basuki, alias Ahok gencar melaksanakan program penertiban pemukiman liar untuk normalisasi kali, seperti yang dilakukan di kawasan Kampung Pulo dan Bukit Duri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penertiban di Bukit Duri telah dilakukan hari ini. Bukit Duri dan Kampung Pulo adalah kawasan yang letaknya di bantaran Kali Ciliwung.

img_title Kesaksian Ahok Dinilai Jadi Titik Terang Karut-Marut Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Diminta Tuntaskan

Ahok mengatakan, tak peduli jika sejumlah kalangan, menilai dia tak paham terhadap cara menggalang popularitas sebagai kepala daerah. Kalangan itu, berpandangan program yang tidak populer seperti relokasi warga yang menjadi dampak dari penertiban, tidak seharusnya dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Yang penting, orang harus kenang saya," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Rabu 28 September 2016.

img_title Ahok di Sidang Korupsi Minyak Mentah: Pak Jaksa, Banyak yang Bisa Ditangkap Kalau Mau

Ahok mengatakan, jika penertiban terhadap kawasan Bukit Duri hari ini ditunda, tindakan normalisasi dengan cara memasang sheet pile (dinding turap) di dinding sungai yang letaknya tepat di seberang kawasan Kampung Pulo yang telah lebih dulu ditertibkan itu akan terancam gagal. Normalisasi Kali Ciliwung adalah program pemerintah pusat juga melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Pemerintah Provinsi DKI gagal menyediakan Kemen PU-Pera lahan untuk normalisasi, anggaran program normalisasi tidak akan terpakai. Proses penganggaran yang tidak sederhana harus ditempuh supaya anggaran normalisasi bisa kembali disertakan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2017.

"Sekarang kalau (penertiban Bukit Duri) ditunda, duit APBN pergi lagi," ujar Ahok. (asp)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo

Pramono Mau Renovasi Kalijodo: Legacy Peninggalan Ahok

Pramono mengatakan kawasan Kalijodo penataan sebagai taman publik itu merupakan warisan (legacy) era Gubernur DKI Jakarta tahun 2014 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut