Hasil Pertemuan Nadiem Makarim dan Pengemudi Gojek

WaKapolda Metro Jaya, Brigjen Polisi Suntana dan CEO Gojek Nadiem Makarim
Sumber :
  • Viva.co.id/Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Manajemen PT Gojek Indonesia melakukan pertemuan dengan para perwakilan pengemudi Gojek di Gedung Biro Operasi Polda Metro Jaya. Pertemuan ini terkait demo pengemudi Gojek pada Senin, 3 Oktober 2016 di Kantor PT Gojek Indonesia, Kemang, Jakarta Selatan.

img_title Cara GoTo Bertahan dari Kerugian walau Pendapatannya Naik

Pertemuan tersebut turut dihadiri pendiri dan CEO PT Gojek Indonesia, Nadiem Makarim dan Wakil Kapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Suntana sebagai fasilitator. Usai melakukan pertemuan selama satu setengah jam secara tertutup, Suntana mengatakan, pertemuan tersebut untuk menemukan solusi atas apa yang pengemudi Gojek serukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari pertemuan ini ada satu hal yang kita sangat syukuri, terjadi kesepakatan walaupun masih bersifat temporer sementara, tapi dari kedua belah pihak menyampaikan berapa persoalan-persoalan yang selama ini mungkin dari pihak CEO manajemen juga tidak menyangka itu akan terjadi," kata Suntana kepada wartawan, Selasa 4 Oktober 2016.

img_title Gojek Resmi Jadi Sponsor Utama Liga 1

Dia menuturkan, dari pihak PT Gojek, yaitu Nadiem akan menuliskan berbagai macam persoalan dan menjanjikan dalam waktu dua pekan persoalan ini akan segera diselesaikan.

"Bagi kami, apabila persoalan-persoalan ini tidak selesai dengan bagus, teman Gojek kalau mau menyampaikan ketidakpuasan silakan, itu merupakan hak, tapi tetap menghormati hak publik lain, seperti tidak boleh unjuk rasa menutup jalan, melakukan sweeping, silakan menyampaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," tuturnya.

img_title Tiga Transportasi Online Kompak Protes Permenhub 32

Nadiem mengatakan, dalam dua pekan ke depan pihaknya akan menentukan apa yang menjadi keluhan para pengemudi Gojek, yaitu masalah bonus performa.

Dia berharap, dialog dan diskusi ini terus dilakukan agar pihak manajemen lebih banyak informasi di lapangan dan para pengemudi juga bisa mengeskpresikan dirinya kepada para manajemen.

"Tidak ada keputusan spesifik mengenai performa ataupun hal-hal lain mengenai tuntutan dari driver, tapi itu adalah on going dialog. Di Gojek, itu kebijakan selalu senantiasa berkembang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi dalam dua pekan ke depan, dia mengatakan, dia akan melakukan analisa, mengkaji kembali kebijakan dan berkumpul kembali dengan para pengemudi Gojek untuk bisa menjelaskan alasan dari kebijakan tersebut.

"Tapi kuncinya mulai dari sekarang kita akan selalu diskusi damai dan tidak akan melakukan demo lagi," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut