Cerita Ahok Tentang Pancasila

Megawati bersama Ahok, Rano Karno dan Risma di Makam Bung Karno Blitar.
Sumber :
  • VIVA/Veros Afif

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengungkapkan pandangannya soal Pancasila. Dia mengibaratkan aplikasi dari dasar negara itu seperti bangunan rumah. 

img_title KPUD Apresiasi Kerja Polri Karena Pilkada Jakarta Kondusif tanpa Gugatan ke MK

Ahok menilai ketika sebagian kalangan masih sulit menerima perbedaan karena dia berasal dari etnis dan agama minoritas di Indonesia, tembok Pancasila baru selesai setengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika saya bisa menjadi seorang gubernur DKI karena Pak Jokowi (naik jadi Presiden), saya didemo (tapi) kagak turun, ini rumah Pancasila jadinya setengah tembok kira-kira," kata Ahok saat menghadiri ulang tahun ke 80 politisi senior PDIP, Sabam Sirait, di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu 15 Oktober 2016.

img_title Kumpulan Foto Surat Suara yang Dicoret dengan Olok-olokan, Bukan Malah Dicoblos

Tapi jika dia nanti dipilih menjadi Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017, karena penilaian atas kinerjanya, Ahok menilai tembok ruang Pancasila telah selesai.

"Saya yakin semua yang hadir di tempat ini semua mendoakan umur panjang untuk melihat rumah Pancasila selesai kita bangun, itu cita-cita Proklamator. Saya kira itu cita-cita kita bersama," kata dia.

img_title Imam-Ririn Unggul 51,5 Persen, Tim Pemenangan Soroti Kendalanya

Ahok menyebut aplikasi Pancasila akan sempurna saat bangsa Indonesia tidak lagi mempermasalahkan Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) dari seorang presiden. Ketika itu pemimpin dinilai dari prestasi dan kinerja.

"Kalau satu hari yang 'dicap' minoritas di negeri ini, Konstitusi menjamin bisa menjadi presiden republik ini. Maka atap dan pagar rumah Pancasila lengkap kita bangun," kata Ahok.

Megawati Soekarnoputri di HUT PDI Perjuangan ke-52

Megawati Senang Pilkada Jakarta Dimenangi PDIP: Gue Tunjukin Silatnya!

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri merespons kemenangan pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. Tentunya Megawati mengaku senang.

img_title
VIVA.co.id
11 Januari 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut