Tata Daerah Banjir, Anies Janji Utamakan Dialog

Anies di Penjaringan Jakarta Utara
Sumber :
  • VIVA.co.id/Afra Augesti

VIVA.co.id – Ratusan warga RW 15 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara menyambut kedatangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, Minggu, 13 November 2016.

img_title Geram Rumahnya Digusur, Gadis Remaja di Bekasi Kritik Dedi Mulyadi: Kami Cuma Minta Dihargai sebagai Manusia

Calon gubernur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra ini melakukan sosialisasi kepada warga di perkampungan padat penduduk yang terletak di pinggiran Kali Angke tersebut. Selain berkeliling ke daerah rawan banjir itu, Anies juga sempat mendatangi pasar kaget.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berkeliling, seorang perempuan paruh baya langsung menghadang Anies. Perempuan bernama Wati itu meminta agar penanganan banjir di kampungnya bisa segera diatasi. Bahkan, banjir sering masuk ke dalam rumah warga. Meski saat ini Kali Angke sebagian sudah direlokasi, namun banjir masih tetap ada.

img_title Anies Baswedan Buka Peluang Buat Ormas atau Partai Politik Baru

"Di sini sering kebanjiran, Pak. Tiap hujan pasti banjir nih," ujarnya.

Tak hanya Wati, Samsudin, warga yang lain juga mengadukan hal serupa. Dia meminta agar jangan ada relokasi warga lagi karena mereka sudah menempati lokasi tersebut selama puluhan tahun.

img_title Anies Menyesal Tidak Ikut Pilkada Jakarta: Aspirasi Masyarakat Tidak Bisa Dipenuhi

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun melihat langsung kondisi Kali Angke. Sungai itu terlihat derasnya arus karena Jakarta baru saja diguyur hujan sejak pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anies, relokasi bukan hal utama, sebab penataan adalah yang paling penting. "Jadi, nanti kami akan utamakan dialog dengan warga agar semua terkendali dan bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Itu pasti," ujarnya berjanji.

(mus)

Debat panas Dedi Mulyadi vs Remaja Bekasi

Dedi Mulyadi Skakmat Remaja Bekasi yang Protes Larangan Wisuda: Anda Miskin, Jangan Sok Kaya!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons kritik seorang remaja asal Bekasi, bernama Aura Cinta terkait larangan acara wisuda di sekolah. 

img_title
VIVA.co.id
28 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut