Alasan Polisi Tak Tahan Buni Yani

Buni Yani, penggunggah video Ahok.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Penyidik Polda Metro Jaya tidak menahan Buni Yani, meski pengunggah video pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, telah ditetapkan sebagai tersangka penyebar kebencian.

img_title Amien Rais Umumkan Dukungan Capres dan Cawapres Pilihan Partai Ummat Hari Ini

Hal itu dipastikan setelah Buni Yani diperbolehkan meninggalkan Polda Metro Jaya, usai diperiksa lebih dari 15 jam sebagai tersangka, Kamis, 24 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada pukul 16.00 WIB telah selesai dilakukan pemeriksaan dan untuk proses selanjutnya tidak dilakukan penahanan terhadap BY (Buni Yani)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono.

img_title Strategi Partai Ummat Capai Target 4 Persen Suara untuk Lolos ke Parlemen

Menurut Awi, Buni tidak ditahan karena penyidik menilai dia sangat kooperatif menjawab pertanyaan yang diajukan selama pemeriksaan. Selain itu, penyidik yakin Buni tidak melarikan diri, dan kepolisian sudah melakukan upaya pencegahan ke luar negeri.

"Barang bukti semua disita. Kemudian alasan yang bersangkutan tidak diulangi perbuatan, yang bersangkutan kami kasih kepercayaan jangan melakukan perbuatan itu lagi, sehingga dinyatakan tidak dilakukan penahanan," tuturnya.

img_title Ahok Sebut Pertamina Bisa Tetap Untung Bila Tak Naikkan Harga BBM 2022

Buni Yani dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat 2 UU No 11 tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan hukuman paling lama di atas enam tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.

Pasal ini mengatur mengenai penyebaran informasi yang menimbulkan rasa kebencian atas permusuhan suku, agama, ras, dan antargolongan. (ase)
 

Megawati Soekarnoputri, mengirimkan delegasi khusus untuk menghadiri acara peringatan ulang tahun ke-60 Partai Golkar.

Kelakar Megawati Sebut Ahok Masuk Penjara karena Terlalu Cerewet

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, berkelakar terkait dengan kadernya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dimana dia sempat dipenjara. Mega mengaku, karena cerewet.

img_title
VIVA.co.id
12 Desember 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut