Ini Cara Arman, Begal Asal Banten Rampas Motor

Ilustrasi begal Jakarta
Sumber :
  • Anwar Sadat

VIVA.co.id – Seorang begal sadis asal Banten, Arman, 27 tahun, diringkus Aparat kepolisian Polda Metro Jaya, Rabu 23 November 2016. Dia ditangkap di Jalan Pedongkelan, Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat.

img_title Sahroni Dukung Polisi Masifkan Pemasangan CCTV di Jakarta: Cegah Begal dan Kriminal Jalanan

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengatakan, penangkapan berawal dari laporan seorang warga yang menjadi korban aksi kejahatannya pada Minggu 23 Oktober 2016 lalu. Saat itu, sekira pukul 20.15 WIB, korban berada di Jalan Raya Salembaran, Kosambi, Tangerang, Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Modus operandinya, para pelaku memepet korban yang sedang melintas di jalan sepi dengan menggunakan senjata tajam jenis golok. Jika korban melawan dia tidak segan-segan melukai dengan cara membacoknya," kata Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Minggu 27 November 2016

img_title Seniman Tato Kota Tua Beralih Jadi Begal karena Butuh Uang

Dalam menjalankan aksinya, Arman tak sendirian. Ia beraksi denganenam temannya, di antaranya Ahmad alias Madun, Udin alias Kijut, Ano alias Unyil, Maman alias Conder, Aris alias Kiwong dan Manda yang saat masih dalam pencarian.

Dalam penangkapan Arman, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis golok, satu unit sepeda motor, baju yang dipakai saat beraksi dan satu telepon genggam.

img_title Imbas Kasus Pembegalan, Warga Badui Sementara Diminta Tidak Berjualan Madu ke Jakarta

Atas perbuatannya, Arman kini mendekam di ruang tahanan Polda Metro Jaya. Pria asal Pandeglang Banten, ini terancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. "Ancaman maksimal sembilan tahun penjara," ujarnya.

Ilustrasi Begal.

Viral Pemuda Ngaku Jadi Korban Begal hingga Jari Putus Demi Konten, Padahal Potongan Wortel

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, tidak pernah terjadi aksi begal. BW mengakui seluruh cerita yang disampaikannya merupakan rekayasa.

img_title
VIVA.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut