Ramlan Cs Butuh 16 Menit Rampok Rumah Dodi

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan rilis perampokan di Pulomas.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Bayu Nugraha

Usai membawa barang berharga, komplotan Ramlan Cs ini ingin segera kabur dan melarikan diri. Namun, saat hendak keluar dari rumah, pemilik rumah Dodi Triono datang menggunakan mobil Honda Jazz.

img_title Sempat Buron, Otak Penyekapan di Kantor EO Pulo Mas Serahkan Diri

"Ramlan membukakan pintu garasi dan langsung menodongkan senjata api dan kembali membawa Dodi ke dalam kamar mandi bersama korban lainnya," ujar Iriawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, para tersangka mengunci kamar mandi tersebut dan sempat mengambil barang-barang berharga lainnya yaitu dompet Dodi dan benda berharga lainnya di mobil Dodi. Lalu keempat tersangka melarikan diri dengan mobil Suzuki Ertiga yang disewanya.

img_title Terkuak, Ini Alasan Penyekapan di Kantor EO Pulomas

Kemudian, pada satu harinya, atau tepatnya tanggal 27 Desember sekitar pukul 08.40 WIB, saksi bernama Evan dan Sheila yang merupakan teman anak Dodi, Diona mendatangi rumah korban. Mereka melihat pagar rumah dan pintu depan rumah sudah terbuka. Serta ruang tamu sudah berantakan.

Dari arah kamar mandi, saksi mendengar suara perempuan berteriak dan meminta tolong. Mendengar hal tersebut, saksi meminta bantuan kepada satpam sekitar untuk membuka pintu. "Setelah dibuka, ada enam orang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dan lima orang lainnya dalam keadaan kritis dan dibawa ke RS Kartika," katanya.

img_title Resmikan Venue Pacuan Kuda Pulomas, Anies: Ini Equestrian Kelas Dunia

Usai mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memburu para pelaku. Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap tiga tersangka pembunuh sadis di Pulomas telah dibekuk oleh penyidik Polda Metro Jaya di kawasan Bekasi, Rabu, 28 Desember 2016.

Tersangka diketahui bernama, Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, dan Alfins Sinaga. Ketiga tersangka terpaksa ditembak lantaran mencoba melakukan perlawanan. Bahkan, kapten komplotan ini, Ramlan tewas lantaran kehabisan darah.

Satu tersangka lainnya, Ius Pane, melarikan diri dan masuk ke dalam daftar pencarian orang. Usai enam hari buron, polisi berhasil menangkap Ius di daerah Medan, Sumatera Utara, Minggu, 1 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perampokan ini, enam dari 11 korban yang disekap dalam satu kamar mandi, tewas. Sedangkan lima lainnya lemas kehabisan oksigen, dilarikan ke rumah sakit.

Korban tewas, pemilik rumah Dodi Triono (69), anak nomor 1 Diona Arika Andra Putri (16), anak nomor 3 Dianita Gemma (10), Amel (10) temannya Gema, Yanto (sopir), serta Tasrok (40), juga sopir.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut