Pemprov DKI akan Bentuk Relawan Siaga Bencana

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono.
Sumber :
  • Eduward Ambarita

VIVA.co.id – Pemerintah Provinsi DKI akan membentuk relawan siaga bencana berbasis komunitas lokal. Hal itu guna memberikan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran warga terkait bencana.

img_title Soal Perubahan Aturan Ganjil-Genap di Jakarta, Pemprov DKI Bilang Begini

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, pembentukan relawan siaga bencana itu memiliki upaya yang berorientasi jangka menengah, yang secara sistematis melengkapi suatu usaha dari Pemprov DKI dalam menjalankannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Teknik lainnya (dari pembentukan relawan siaga) sedang dikembangkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017.

img_title Pramono: Pemprov DKI Tak Bisa Ubah Ketentuan Desil

Dari itu, Soni, sapaan akrab Sumarsono, mengungkapkan bahwa saat ini di Jakarta sedang dilakukan pemetaan dari sisi wilayah rawan bencana. Pemetaan itu dibagi menjadi tiga kawasan yang terpantau rawan, yakni tingkat satu berat, tingkat dua sedang, dan tingkat tiga ringan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, penanganan maupun pembentukan komunitas atau relawan siaga bencana berbasis komunitas ini akan disesuaikan dengan tingkatan kerawanannya.

img_title Bank Jakarta dan PT SMI Suntikan Dana Rp2,11 Triliun, Siap Kebut 7 Proyek Vital DKI

Adapun prioritas pembentukan itu adalah kawasan rawan bencana. Dalam artian, kawasan tersebut setiap tahunnya merupakan langganan banjir.

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU Tahap II, Ditutup 6 Oktober 2026

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta membuka pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II 2026 mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut