Massa Buruh Bakar Karangan Bunga Ahok-Djarot

Demo buruh di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Chandra Gian Asmara

VIVA.co.id – Deretan karangan bunga yang memenuhi ruas jalan di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dibakar habis massa buruh yang memperingati Hari Buruh Internasional, Senin 1 Mei 2017.

img_title Viral, Momen Media Asing Liputan Demonstrasi Tolak RUU Pilkada di DPR Jadi Sorotan Warga

Belum diketahui secara persis, apa alasan mereka membakar karangan tersebut. Berdasarkan pantauan VIVA.co.id di lokasi kejadian, aksi tersebut berlangsung tepat di depan Balai Kota DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di lokasi, hanya ada petugas Satpol PP yang memang mengawasi wilayah tersebut sejak pagi. Karangan bunga yang dihanguskan para buruh, pun karangan bunga yang berada di pinggiran jalan.

img_title Ada Demo Buruh Tolak Perppu Cipta Kerja Hari Ini, Ribuan Aparat Jaga Istana Presiden

Adapun wisata karangan bunga di Balai Kota, sementara ini ditutup untuk umum. Dalam beberapa hari terakhir, kantor orang nomor satu dan dua di ibu kota itu memang dibuka untuk umum, karena maraknya karangan bunga yang datang dalam beberapa hari yang lalu.

Keputusan ini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ribuan buruh yang sudah memadati wilayah Patung Kuda berencana melakukan aksi berjalan (long march) menuju Istana Negara.

img_title BBM Tak Turun, Buruh Kirim Ancaman di Pilpres 2024

Namun, aparat kepolisian berhasil memblokade untuk menghadang massa buruh. Kekecewaan pun sempat diutarakan oleh massa buruh yang tergabung dari berbagai afiliasi serikat pekerja tersebut.

Ratusan Buruh PT Softex menangis bahagia saat Wamenaker Imanuel Ebenezer & Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea berhasil bantu membatalkan PHK Sepihak 308 Buruh PT Softex Indonesia

PHK Sepihak 308 Karyawan PT Softex Indonesia Batal

Buruh PT Softex Indonesia telah melakukan aksi demonstrasi berhari-hari karena manajemen akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 308 karyawan.

img_title
VIVA.co.id
21 Januari 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut