DKI Naikkan Dana Operasional RT Jadi Rp2 Juta per Bulan

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno
Sumber :
  • VIVA.co.id/Jeffry

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menaikkan dana operasional untuk Ketua RT dan RW di Jakarta, mulai tahun depan. Keputusan itu dibuat setelah Komisi A DPRD Jakarta menyetujui kenaikan dana tersebut, dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara tahun 2018.

img_title Pramono Mau Umumkan Kenaikan Dana RT/RW, Cair Oktober

Setiap RT akan mendapatkan Rp2 juta per bulan, sementara RW Rp2,5 juta per bulan. Angka itu naik masing-masing Rp500 ribu, dari dana operasional saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, meski dana operasional RT dan RW meningkat, dana itu dinilai bisa untuk mengurusi warga. Ia mencontohkan dari pengalaman ayahnya, Razif Halik Uno, yang pernah menjabat sebagai ketua RT selama enam periode.

img_title Sering Kasih Bantuan saat Kunker, Sri Mulyani Sebut Jokowi Punya Dana Operasional Ratusan Miliar

"Pengalaman dari ayah saya, tiap bulannya nombok. Jadi mereka ini kerja sosial," kata Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Rabu, 15 November 2017. 

Ke depannya, kata Sandiaga, pihaknya akan menata sistem di tingkat RT dan RW.  "Kami perlu tata dengan lebih baik ke depan, tentang pemilihannya dan bagaimana mereka bisa menjadi pengayom bagi warga," ujarnya.

img_title Fakta-fakta Kasus Lukas Enembe Disebut Pakai Dana APBD untuk Judi hingga Habiskan Rp1 miliar Sehari

Meski baru uang operasional yang ditambahkan, menurut Sandi, ketua RT dan RW tidak mempermasalahkan soal honor. Mereka hanya ingin mendapatkan perhatian dari pemerintah DKI.

"Mereka hanya mempersoalkan tentunya perhatian dari pemerintah untuk mereka menjalankan kegiatan mereka untuk mengayomi warga," ujarnya
 

Kepala BGN Nanik S Deyang di Istana Negara, Jakarta Pusat

BGN soal Isu SPPG Setop Beroperasi Gegara Dana Belum Cair: Sebagian Hoaks

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang buka suara soal isu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhenti beroperasi karena anggaran belum turun.

img_title
VIVA.co.id
9 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut