Awasi Diskotek, DKI Bakal Kerahkan Anjing Pelacak

Petugas menunjukkan narkoba buatan diskotek MG.
Sumber :
  • VIVA/Bayu Nugraha

VIVA – Setelah penggerebekan diskotek MG International yang difungsikan sebagai pabrik narkoba jenis sabu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperketat pengawasan tempat hiburan, termasuk diskotek di Jakarta.

img_title Pemprov DKI Jakarta Bakal Beri Kartu Transportasi Gratis bagi Pencari Kerja Mulai 2027

"Saya akan bekerja sama sesuai dengan arahan Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur. Kita akan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata. Kita akan membuat rencana pengawasan dan pengendalian terhadap tempat-tempat hiburan secara ketat," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 18 Desember 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah evaluasi terhadap izin tempat hiburan akan dilakukan. Pertama, Pemprov DKI akan melakukan pengecekan administrasi izinnya. Lalu, pengecekan operasionalnya, mulai dari jam operasional dan kegiatan di dalam tempat hiburan itu.

img_title Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU Tahap II, Ditutup 6 Oktober 2026

"Dengan sistem rutinitas pertama, patroli. Kedua dengan sistem khusus kepada tempat-tempat yang memang kami curigai," katanya.

Yani menambahkan, akan dilakukan kerjasama dengan stakeholder terkait seperti Pomdam Jaya, Polisi dan BNN, untuk melakukan patroli dan razia di tempat hiburan.

img_title Soal Perubahan Aturan Ganjil-Genap di Jakarta, Pemprov DKI Bilang Begini

Tak tanggung-tanggung, bahkan Satpol PP DKI Jakarta berencana akan menggunakan anjing pelacak dalam pengawasan di tempat-tempat hiburan, termasuk diskotek di Jakarta.

"Kita punya 4.950 (personel) Satpol PP. Kami akan bekerja sama dengan BNN pihak Kepolisian untuk perketat peredaran narkoba. Kalau bisa Satpol PP punya K-9 atau anjing pelacak. Ke depannya kita akan ajukan ke Gubernur," ujarnya.


Izin Diskotek GM Dicabut

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan penyegelan sementara terhadap diskotek MG International di Jakarta Barat, sejak Minggu sore 17 Desember 2017 kemarin.

Penyegelan ini dilakukan usai penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian terhadap diskotek yang difungsikan sebagai pabrik narkoba itu.

Yani Wahyu menegaskan dan memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penyegelan secara permanen terhadap diskotek ini.

Yani mengatakan, penyegelan permanen diskotek ini akan dilakukan setelah pihaknya menerima surat dari Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya. Tapi itu dipastikan (akan disegel permanen), tinggal terima surat resmi dari Kepolisian dan BNN," kata Yani.

Tak hanya disegel secara permanen, Yani menegaskan, bahwa Izin diskotek dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) juga dicabut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut