Jakarta Paling Bersih dalam Indeks Persepsi Korupsi 2017

Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, Dadang Trisasongko.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Irwandi Arsyad

VIVA – Hasil survei Transparency International Indonesia (TII) menunjukkan Jakarta menempati posisi teratas sebagai kota paling bersih dalam Indeks Persepsi Korupsi 2017 dari kota-kota besar lainnya di Indonesia.

img_title Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU Tahap II, Ditutup 6 Oktober 2026

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal TII, Dadang Trisasongko, usai audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, di Balai Kota, Rabu 20 Desember 2017. "Jadi kami menyampaikan bahwa Jakarta dalam survei kami paling atas posisinya," kata Dadang.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dadang mengatakan, DKI Jakarta dianggap paling bersih dalam pemberantasan korupsi di antara 12 kota besar lainnya di Indonesia. Survei ini dilakukan selama 2 tahun, 2016 sampai 2017, dengan sampel di Jakarta Utara. 

img_title Soal Perubahan Aturan Ganjil-Genap di Jakarta, Pemprov DKI Bilang Begini

Namun, ada sejumlah catatan dan masukan yang diberikan oleh TII kepada Gubernur DKI Jakarta agar bisa tetap mempertahankan atau meningkatkan prestasi itu.

Sejumlah masukan untuk Pemprov DKI Jakarta di antaranya terkait sektor usaha. Sebab, responden utama dalam survei ini yakni sektor usaha. "Jadi tentu pembenahan di tata kelola perizinan, pengadaan. Pembenahan itu punya potensi besar untuk meningkatkan skor atau mencegah korupsinya kan lebih efektif," ujar Dadang. 

img_title Pramono: Pemprov DKI Tak Bisa Ubah Ketentuan Desil

Data tersebut diambil pada 2017. Itu berarti, menurut Dadang, tugas gubernur yang sekarang minimal mempertahankan atau meningkatkan kinerja pemberantasan korupsi.

Pertahankan Transparansi

Hal penting yang juga menjadi masukan TII kepada Gubernur DKI Jakarta, yakni menyangkut transparansi, baik transparansi tata kelola pemerintahan maupun anggaran. "Itu harus dijaga, jangan sampai mundur. Karena dengan transparansi orang bisa mengkritisi, mengawasi, memberi usul," lanjut dia. 

Bagi Dadang, "Yang paling penting mempertahankan transparansi tata kelola pemerintahan di DKI Jakarta. Itu pilar penting untuk bisa mencapai kondisi-kondisi lain untuk mencegah korupsi." 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam survei TII untuk menentukan indeks persepsi korupsi, setidaknya ada 6 dimensi utama yang dinilai dan dilihat. Di antaranya, prevalensi, efektivitas pemberantasan korupsi dan persaingan usaha.

"Banyak yang kami lihat. Prevalensinya, lalu efektivitas pemberantasan korupsinya kemudian juga persaingan usaha. Karena perspektifnya pengusaha ya. Ada 6 dimensi yang kami lihat di situ," ujarnya. (ren)
 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo

Pemprov DKI Jakarta Bakal Beri Kartu Transportasi Gratis bagi Pencari Kerja Mulai 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memberikan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum kepada pencari kerja mulai 1 Januari 2027. Baca aturan selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut