Ba'asyir Sakit, Menhan: Ada Apa-apa, Apa Kata Dunia?

Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir (kiri) dengan pengawalan petugas.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA – Presiden Joko Widodo menyetujui pemindahan kembali ustaz Abu Bakar Ba’asyir, terpidana kasus terorisme ke lembaga pemasyarakatan di Solo, Surakarta.

img_title Abu Bakar Baasyir Nasihati Jokowi Agar Jadi Pembela Islam: Beliau Ini Orang Kuat

Alasan pemindahan ini, mengingat kondisi terpidana 15 tahun penjara ini sudah dalam kondisi fisik yang tidak memungkinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan kemanusiaan Presiden, supaya dia dipindahkan ke dekat-dekat Solo saja untuk tahanan," ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kamis, 1 Maret 2018.

img_title Abu Bakar Ba'asyir Absen Hadiri Upacara HUT RI di Ponpes Ngruki, Ada Apa?

Menurut Ryamizard, rencana pemindahan kembali Abu Bakar Ba’asyir ini sudah lama menjadi perhatian Jokowi. Presiden, menurutnya, begitu memperhatikan kondisi kesehatan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Surakarta itu.

"Abu Bakar Ba'asyir kan sudah tua, sakit-sakitan, kaki bengkak-bengkak. Kalau ada apa-apa di tahanan kan, apa kata dunia," kata Ryamizard.

img_title PBNU Buka Suara soal Seruan Gus Ipul Jangan Pilih Capres Didukung Abu Bakar Ba'asyir

Minta pengampunan

Ryamizard pun mengakui sudah menemui keluarga Ba’asyir di Surakarta. Dari pertemuannya, keluarga meminta agar pemerintah memberikan pengampunan kepada Abu Bakar Ba’asyir.

Untuk permintaan itu, Ryamizard mengaku belum melakukan pembahasan lebih lanjut. Prinsip awalnya adalah bagaimana agar kondisi Ba’asyir dapat tertangani dengan baik.

Sementara ini, belum bisa dipastikan tahanan mana yang akan dimanfaatkan untuk Abu Bakar Ba’asyir di Solo. Ryamizard menyerahkan hal itu ke kepolisian.

"Itu urusan polisi lah dimana yang paling bagus," ujarnya.

Abu Bakar Ba'asyir, merupakan terpidana kasus terorisme yang divonis 15 tahun sejak tahun 2012. Sebelumnya ia menjalani penahanan di LP Nusakambangan Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun karena kondisi kesehatannya menurun, ia pun dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Bogor. Ba'asyir dikenal sebagai pendiri kelompok Majelis Mujahidin Indonesia.

Kelompok itulah yang dituding menjadi ihwal kemunculan aksi terorisme di Indonesia. Tak cuma itu, Ba'asyir disebut juga menjadi pemberi dana untuk pelatihan militer dan senjata di Aceh.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco terima kunjungan Abu Bakar Ba'asyir

Dasco Bahas Isu Kebangsaan saat Terima Kunjungan Abu Bakar Ba'asyir

Dasco menyampaikan bahwa isu kebangsaan yang dibahas mulai dari soal kemaslahatan umat hingga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut