Dua TKI di Arab Saudi Segera Dipancung

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah
Sumber :
  • VIVAnews/Bayu Galih

VIVA – Pusat Studi Migrasi Migrant Care menyebut ada 21 buruh migran asal Indonesia yang terancam hukuman mati di Arab Saudi. Bahkan, dua di antaranya sudah divonis dan tinggal menunggu proses eksekusi pancung.

img_title Fakta di Balik Indahnya Masjid Qisas dan Hukum Pancung Arab Saudi

"Kita tidak tahu kapan eksekusi dilakukan, tapi kalau melihat gelagatnya eksekusi kembali dilakukan dengan cara serupa (hukuman pancung). Kami berharap ini didengarkan oleh otoritas Arab Saudi," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah, di sela-sela aksi demonstrasi memprotes hukuman mati di depan kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Selasa, 20 Maret 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anis mendesak pemerintah Indonesia merancang siasat baru dalam upaya diplomasi agar para buruh migran Indonesia tak dieksekusi mati di sana. Sebab surat Presiden Joko Widodo kepada pemerintah Saudi tak ditanggapi.

img_title Singapura Awasi Fenomena Bunuh Diri di Kalangan Buruh Migran

Unsur masyarakat sipil, seperti organisasi Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, termasuk Organisasi Konferensi Islam, diminta juga membantu pemerintah untuk mendesak Arab Saudi. Soalnya itu menyangkut aspek kemanusiaan pekerja migran.

Dia berharap pemerintah Indonesia dapat memperbaiki cara diplomasi dengan negara-negara lain, termasuk Arab Saudi. Menurutnya, dalam isu pekerja buruh migran Indonesia masih dianggap lemah.

img_title Pemerintah Diminta Permudah Tes Swab untuk Buruh Migran

"Dalam isu perdamaian, Indonesia menjadi referensi tapi isu buruh migran, kok, tidak dianggap negara lain. Kami berharap negoisasi isu perdamaiaan bisa dipakai di isu buruh migran," katanya. (ase)

Said Iqbal dilantik jadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan

Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Janji Perjuangkan Upah Layak hingga Perlindungan Buruh

Presiden RI Prabowo Subianto telah melantik Said Iqbal menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh pada Senin, 8 Juni 2026.

img_title
VIVA.co.id
9 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut