Polisi Usut Pencucian Uang Hasil Penjualan Miras Oplosan

Wakil Ketua Umum DMI Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin.
Sumber :

VIVA – Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin mengatakan, pihaknya akan mengungkap sampai ke akarnya tindakan peredaran miras oplosan. Polisi tidak akan tebang pilih dan para pengedar miras oplosan akan ditindak.

Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Resmi Jadi Tersangka TPPU

Bahkan, Syafruddin mengatakan, Polri akan melakukan penyelidikan terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil penjualan miras oplosan ini. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menelusuri perputaran uang dalam peredaran miras oplosan.

"Iya ditindak juga TPPU-nya. Jadi ini supaya ketahuan kekayaannya (pengedar miras oplosan) dari mana," kata Syafruddin di Masjid Al Ittihad Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 13 April 2018.

Istri Fredy Pratama Bakal Dimiskinkan Kepolisian Thailand

Syafruddin mengatakan, seluruh aliran uang akan diteliti dan diselidiki. Apabila terbukti melakukan TPPU dari hasil penjualan miras oplosan, pelaku akan diganjar hukuman maksimal.

"Berarti kalau bisa terbukti kekayaannya dari miras oplosan, ya sudah. Pokoknya saya minta pasalnya itu pasal yang maksimal 10 tahun, tuntutannya kami akan koordinasikan dengan jaksa supaya maksimal hukumnnya," ujarnya menegaskan.

Akal-akalan Gazalba Saleh Cuci Uang Korupsi: Pakai Profesi Dosen hingga KTP Orang Lain

Menurut Syafruddin, apa yang dilakukan pengedar miras oplosan patut untuk dihukum secara maksimal. Sebab, merusak generasi bangsa dan menyebabkan timbulnya kematian. Jika pengedar miras oplosan yang ada saat ini dihukum maksimal, diharapkan dapat mengurangi peredaran miras oplosan. Ke depannya diharapkan tak ada lagi korban tewas sia-sia akibat miras oplosan.

"Kita akan kordinasikan dengan criminal justice sistem supaya maksimal semuanya. Jangan dikurang-kurangin. Ini sangat merugikan bangsa indonesia." (mus) 

OTT KPK Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba

Temuan Awal KPK: TPPU Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba Capai Rp 100 Miliar

KPK mengungkapkan bahwa Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba mencapai Rp100 miliar. Jumlah tersebut merupakan temuan awal.

img_title
VIVA.co.id
8 Mei 2024