Fadli Zon: Bubarin Saja Itu KSP

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanggapi Presiden Joko Widodo yang mengangkat empat orang tambahan untuk menjadi staf khusus. Ia pun mengkritik lembaga kepresidenan yang sudah terlalu banyak.

img_title Jadi Kepala KSP, Dudung Bakal Buka Aduan Warga 24 Jam

"Ada setneg, ada seskab, ada kepala staf kepresidenan, itu sebenarnya nomenklaturnya berlebih," kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta Kantor Staf Presiden (KSP) seharusnya dibubarkan. Sebab dalam UU Kementerian Negara, tak ada nomenklatur KSP.

img_title KSP Bakal Kaji Skema Impor BBM Satu Pintu Lewat Pertamina

"Itu harusnya dibubarkan, itu enggak ada di dalam nomenklatur, itu membuat satu anggaran baru. Dan di situ lebih banyak yang saya dengar urusannya, urusan kepentingan menampung orang-orang yang menjadi relawan. Jadi itu bisa kategorinya abuse of power," kata Fadli.

Menurutnya, cukup dengan Sesneg dan Seskab saja. Lalu Sesneg seharusnya menjadi pilar yang paling penting.

img_title Gantikan AM Putranto, Prabowo Lantik Qodari Jadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan

"Apa lagi ditambah ini, ini kan saya kira urusannya untuk tahun-tahun politik nanti kerja buat negara atau kerja untuk calon presiden? Ya bubarin saja itu KSP," kata Fadli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengangkat empat orang tambahan untuk menjadi staf khusus. Empat staf khusus itu akan bekerja membantunya di bidang komunikasi, agama dalam negeri, ekonomi, dan agama khusus luar negeri.

"Betul, ada empat penambahan stafsus sesuai keperluan melihat begitu banyaknya persoalan. Harapannya staf khusus bisa membantu presiden, karena yang dipilih secara operasional membantu di lapangan," kata Pramono Anung, di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018. (ase)

Dudung Abdurrachman

KSP Dudung Turun Tangan Bahas Polemik 15 Kontainer Ilmenite PT PMM, Apa Hasilnya?

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurahman memanggil seluruh stakeholder terkait polemik 15 kontainer berisi mineral tambang Ilmenite milik PT Putra Mineral Mandiri

img_title
VIVA.co.id
18 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut