Polisi: Warga Sudah Diminta Tak Lagi Serang Jemaah Ahmadiyah

Polisi berjaga
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Nur Faishal (Surabaya)

VIVA – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Nusa Tenggara Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Komang Suartana mengatakan, polisi telah melakukan kegiatan kerja bakti dan imbauan pada masyarakat di Desa Greneng, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, terkait dugaan perusakan rumah jemaah Ahmadiyah.

Pemerintah Sintang Pertimbangkan Pindahkan Rumah Ibadah Ahmadiyah

Sebanyak lima rumah yang terdampak sudah dibenahi. Kata dia, kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan.

"Telah dilakukan imbauan oleh pejabat sementara Bupati Lombok Timur kepada seluruh warga Gubuk Gerepek dengan menyampaikan beberapa hal, yaitu mohon kepada warga agar akhiri perusakan dan jangan diulangi lagi," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu 20 Mei 2018.

Aksi Penyerangan Rumah Warga Ahmadiyah NTB Diduga Spontan

Dia mengatakan pejabat sementara Bupati Lombok Timur juga dalam kesempatan itu pun akan bekerjasama dengan Polri dan TNI untuk mencari solusi di sana. Pejabat sementara Bupati Lombok Timur pun menegaskan di wilayah mereka tak ada hutan, jadi dia bertanya-tanya soal jemaat Ahmadiyah yang disebut lari ke hutan dalam kejadian itu pada pemberitaan media.

"Sampai saat ini situasi umum di wilayah hukum Polres Lotim masih kondusif," ucapnya.

Polisi Kantongi Identitas Penyerang Jemaah Ahmadiyah di NTB
pembangunan Masjid Ahmadiyah disegel. (Foto ilustrasi)

YLBHI Kecam Upaya Bongkar Paksa Masjid Jemaah Ahmadiyah di Sintang

YLBHI menilai upaya bongkar paksa masjid jemaah Ahmadiyah itu hanya berpotensi memperpanjang konflik agama.

img_title
VIVA.co.id
29 Januari 2022