Waisak, Ratusan Napi di Sumut Dapat Remisi

Rangkaian Perayaan Tri Suci Waisak di Sejumlah Daerah Indonesia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Anis Efizudin

VIVA – Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara memberikan remisi hari raya Waisak 2562 kepada 157 warga binaan yang beragama Buddha. Diketahui bahwa tiga di antaranya akan langsung menghirup udara bebas.

img_title Menteri Imipas Pastikan Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Alasannya karena Proses Remisi Tak Benar

"Untuk RK I (remisi khusus I) sebanyak 154 orang. Sedangkan RK II atau remisi khusus bebas sebanyak 3 orang," kata Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Josua Ginting kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara, Senin sore,  28 Mei 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Josua Ginting mengatakan, ratusan warga binaan mendapatkan RK I dengan pemotongan masa tahanan dari 15 hari hingga 2 bulan. Hal yang sama terhadap RK II diberikan dalam remisi tersebut. 

img_title Remisi Sakit Berkepanjangan Indra Kenz Dievaluasi, Bebas Bersyaratnya Bakal Batal?

Kemudian, sebagian yang menerima remisi Waisak tahun 2018 adalah yang terjerat kasus narkotika dengan pertimbangan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2006.

"Yang usulan memperoleh remisi ini sebanyak 60 orang narapidana narkotika," kata Josua.

img_title Sebanyak 20.500 Narapidana Se-Jabar dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 346 Orang Langsung Bebas

Dia mengatakan, remisi tersebut akan diserahkan kepada warga binaan pada Selasa besok, 29 Mei 2018. Penyerahan surat keterangan (SK) remisi melalui masing-masing otoritas lapas dan rutan yang ada di Sumut.

"Jadinya kepala UPT (Unit Pelayanan Terpadu) yang menyerahkan SK remisi tersebut.” (mus)
 

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto

Sejumlah Pegawai Imipas Disanksi Buntut Dugaan Jual Beli Remisi Napi

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menjatuhkan sanksi ke sejumlah pegawai yang diduga terlibat praktik jual beli pemberian remisi ke narapidana.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut