Romo Benny: Perpres BPIP Bukan Gaji, Tapi Hak Keuangan 

Megawati Soekarnoputri & Romo Benny
Sumber :
  • Antara/ Ujang Zaelani

VIVA – Anggota Satuan Tugas Khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Romo Benny Susetyo mengklarfikasi bahwa surat keputusan presiden yang ditanda tangani oleh Joko Widodo bukan gaji. 

Yudi Latif Mundur, Ketua MPR Minta Semua Hormati Keputusan

"Itu salah, itu bukan gaji. Itu hak-hak keuangan. Banyak kutipan di media tidak tepat," kata Romo Benny Susetyo dalam acara ILC 'BIP: Apa Pentingnya Buat Kita', Selasa, 5 Juni 2018. 

Sebenarnya, Romo Benny tidak mempermasalahkan gaji yang diberikan dari pemerintah kepada para anggota BPIP tersebut. "Lebih dari 50 orang (BPIP) tidak pernah mengeluh," katanya. 

Soal Pengganti Yudi Latif, Jokowi Belum Kasih Kode

Ia menambahkan, selama jajaran BPIP dilantik oleh Presiden Joko Widodo, kantor BPIP ini berpindah-pindah atau nomaden dari satu tempat ke tempat lain. Namun, baru dua bulan ini sudah ada kantor baru BPIP. 

Dalam melakukan sosialisasi mengenai Pancasila, BPIP menggandeng  berbagai instansi mulai lewat dari group band Slank kemudian bisa juga lewat kegiatan ludruk. Lalu, menggunakan lomba yang menarik kalangan anak muda. 

Alasan Mundur Yudi Latif dari Kepala BPIP Versi Jokowi

Sebelumnya soal upah dewan pembina BPIP ramai diperbincangkan. Angkanya yang fantastis menjadi sorotan karena angkanya di atas Rp100 juta per bulan. Jauh melebihi gaji presiden.

Ilustrasi seorang pria yang memutuskan mundur dari kekuasaan.

Keren, Pria Ganteng Ini Mundur dari Kursi Kekuasaan di Bulan Ramadan

Ia memilih mundur dari jabatannya.

img_title
VIVA.co.id
10 Juni 2018