Pengacara Ungkap Menyedihkannya Hidup eks Karyawan Freeport

Haris Azhar (baju coklat)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yandi Deslatama

VIVA – Mantan Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar menilai divestasi PT Freeport Indonesia harusnya tidak saja berbicara sekadar sejumlah uang. Namun menurut dia, ada persoalan lain yang sangat penting yaitu kemanusiaan dan lingkungan. Diketahui bahwa saat ini, Haris sedang menjadi pengacara 8000 mantan pekerja Freeport.

img_title Hadiri Konser Musik Cara Anak Muda Ekspresikan Kritik Sosial

Hal tersebut dikatakan Hariz dalam acara ILC tvOne, Selasa 17 Juli 2018.  Menurutnya, setelah empat hari ditandatangani, seharusnya sudah ada bentuk konkret atau uang masuk ke negara karena pemerintah mendengung-dengungkan kepemilikan 51 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Hariz menyinggung sisi lain yakni masalah kemanusiaan. Dia mengatakan, ada delapan ribu lebih karyawan yang sudah 15 bulan diputus hubungan kerja. Mirisnya, mereka tidak diberi jaminan apapun termasuk tak lagi punya BPJS. Padahal para pekerja ini adalah orang Papua yang seharusnya bisa menikmati hasil alam mereka. 

img_title Jaga Produksi Pupuk, Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Bahan Baku dari Freeport Indonesia

Bahkan, kata dia, untuk menghidupi keluarga, maka mereka mengais emas dari pipa-pipa PT Freeport yang sebenarnya hal itu membahayakan jiwa mereka. 

"Beberapa dari mereka (yang di PHK) meninggal. Rekening mereka di bank uangnya hilang," kata Haris. 

img_title Detik-detik Rombongan Freeport Dihujani Peluru di Tembagapura, 3 Kendaraan Rusak

Persoalan ini kata dia sudah dilaporkan hingga ke Komnas HAM. Bahkan sudah sampai ke Menteri ESDM dan juga ke Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri. Hanya Haris mengaku, tidak ada respons yang berarti. 

"Kalau Pak Fahri (Fahri Hamzah) bertanya bagaimana mau bertindak sebagai negara, tidak ada negara karena saya menemukan negara itu karyawannya PT Freeport," kata aktivis HAM ini.
 

Kemenhan melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan (komcad)

196 Karyawan Freeport Tinggalkan Pekerjaan, Kini Digembleng 2 Bulan Jadi Komcad di Papua

Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia kini harus meninggalkan rutinitas pekerjaan mereka untuk menjalani latihan militer di Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut