Ini Dia Capres 'Utusan' Bung Karno dari Mimpi

Patung Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.
Sumber :
  • Antara/ Arief Priyono

VIVA – Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, dikejutkan dengan kedatangan seorang pria yang mengaku bernama Mat Hardi Raja Besi.

img_title Bukan di Markas Rahasia, Eks Kapolri Listyo Sigit Cs Lakukan Penyadapan dari Mabes Polri

Pria itu datang ke KPU untuk mendaftarkan dirinya sebagai calon presiden alternatif untuk melawan Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam hajat demokrasi Pemilihan Presiden RI 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga asal Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, tiba di KPU dengan mengenakan baju berwarna merah dan celana putih.

img_title Kepala Bakom soal Penyadapan Prabowo: Kita Harus Lawan Segala Bentuk Makar!

Mat Hardi mengatakan ke KPU untuk mengurus syarat administrasi pendaftaran sebagai calon presiden alternatif dari jalur independen atau perseorangan.

Mat Hardi Maha Raja Besi (berbaju putih) bersama temannya.

img_title Soal Insiden Dugaan Penyadapan Presiden, Kepala Bakom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Keutuhan Bangsa

Menurutnya, niat untuk jadi capres itu muncul setelah dirinya mengaku bertemu Presiden RI pertama, Soekarno.

"Saya bertemu Bung Karno untuk melepaskan penderitaan rakyat Indonesia," kata Mat Hardi, Selasa, 14 Agustus 2018.

Namun, keinginan Mat Hardi ditolak KPU. Sebab, menurut Kepala Divisi Bagian Hukum KPU Prabumulih, Sirajuddin, sesuai diatur dalam Undang-undang, Mat Hardi tak bisa maju melalui jalur perseorangan.

"Terganjal aturan. Jadi Kami tolak," kata Sirajuddin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, setelah mendengar penjelasan itu, Mat Hardi pergi meninggalkan kantor KPU. (ren)

Laporan Ardhi Ardiansyah dan Dede Suhendar dari Prabumulih

Presiden Prabowo Subianto (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/11/2026) memimpin rapat terbatas

Prabowo Mau Bangun Museum Agung Nasional di Monas: Jadi Pusat Sejarah, Pendidikan dan Hiburan

Presiden Prabowo Subianto menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional (Grand National Museum) di kawasan Monas, sebagai pusat sejarah, pendidikan dan hiburan

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut