Presiden Jokowi Ingatkan Legislator Jaga Kepercayaan Rakyat

Presiden Jokowi di Jatim Expo International Surabaya, Jawa Timur
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

VIVA – Presiden Joko Widodo ikut mengomentari soal krisis legislator yang menggoyang institusi DPRD Kota Malang, Jawa Timur. Sebanyak 41 DPRD Malang ditahan KPK gara-gara kasus suap berjamaah terkait pembahasan APBD-Perubahan 2015.

5 Poin Penting Kunjungan Jokowi ke Afrika

Belajar dari kejadian itu, Jokowi berpesan agar semua penyelenggara negara agar menjaga kepercayaan rakyat sebaik mungkin. 

"Siapapun yang telah diberikan kepercayaan, baik di eksekutif atau legislatif, jagalah kepercayaan itu untuk kebaikan daerahnya, provinsinya, dalam scope lebih besar negara," kata Jokowi seusai acara penyerahan 5.000 sertifikat di gedung Jatim Expo International di Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 6 September 2018. 

Rocky  Gerung Seorang Republikan

Bakal calon presiden petahana itu mengatakan, membangun kepercayaan di hadapan masyarakat tidak mudah, dan membutuhkan waktu lama. Karena itu, sebuah kepercayaan harus betul-betul dijaga. "Yang namanya membangun kepercayaan itu membutuhkan waktu yang cukup panjang," ujar Jokowi.

DPRD Kota Malang mengalami krisis dan lumpuh setelah 41 anggota legislatornya tersangkut kasus suap pembahasan APBD-Perubahan Tahun 2015. Sebanyak 18 legislator sudah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya. Sementara 22 legislator lainnya baru ditetapkan tersangka dan ditahan KPK. 

Musra dan Pesan Perlawanan Presiden Jokowi

Mengatasi kekosongan legislator, pemerintah kemudian mengeluarkan diskresi untuk mempercepat proses pergantian antar waktu atau PAW 41 anggota dewan. Ditargetkan, paling lama nama 41 legislator pengganti sudah diteken Gubernur Jawa Timur pada Sabtu, 8 September 2018, dan dilantik pada Senin, 10 September 2018. 
 
 

Pembangunan di IKN (FOTO/ANTARA)

Pembangunan 1 Kota IKN Vs 40 Kota, Apa Rugi dan untungnya?

Pembangunan 1 Kota IKN Vs 40 Kota, Apa Rugi dan untungnya?

img_title
VIVA.co.id
2 Januari 2024