Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Capai 2.091 Jiwa

Dua anak bermain di antara reruntuhan bangunan yang rusak akibat gempa 7,4 pada skala richter (SR), di kawasan Loli Saluran, Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu, 3 Oktober 2018.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA – Data terbaru Satuan Tugas Gabungan Paduan (Satgasgabpad) bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah,mencatat  jumlah korban jiwa yang telah ditemukan hingga kini mencapai 2.091 orang. 

Tolong! Masih Banyak Korban Gempa Palu di Penampungan Dihantui Corona

Sementara korban luka-luka mencapai 4.612 orang, jumlah korban hilang mencapai 680 orang, dan korban tertimbun 152 orang. 

"Kasatgasgabpad terus melakukan pembersihan puing-puing bangunan dampak gempa dan tsunami," demikian keterangan Satgasgabpad dikutip dari siaran persnya di Jakarta, Senin 15 Oktober 2018.

Melalui MUI, Taiwan Beri Bantuan Rp5 Miliar untuk Korban Gempa Palu

Satgasgabpad juga melaporkan jumlah rumah rusak akibat gempa dan tsunami Sulteng mencapai 68.451 rumah. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 78.994 orang.  

Disebutkan, Satgasgabpad bidang Infrastruktur terus melakukan pembersihan, dan juga membuka akses jalan yang terisolir, seperti jalan ke Kulawi dan Balaesang Tanjung walaupun dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung .

Presiden Jokowi Pastikan Hunian Korban Bencana Palu Selesai di 2020

Adapun lokasi pemakaman massa korban jiwa berada di tiga lokasi. Yakni di Peboya sebanyak 939 mayat, Pantoloan 35 orang, Donggala 35 jenazah. Sementara korban yang dikubur di pemakaman keluarga sebanyak 1,082 jiwa.

Pembangunan hunian tetap (huntap) yang dibangun Kementerian PUPR.

Kebut Pembangunan Pasca Gempa-Tsunami di Sulteng, Lebih 5 Ribu Huntap Disiapkan

Hunian tetap atau huntap salah satu upaya pemulihan kerusakan infrastruktur pascabencana gempa bumi dan tsunami, di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu.

img_title
VIVA.co.id
26 Maret 2023