Mahasiswa UIN Sumut Bantah Minta Uang Agar Tak Usir Ngabalin

Dialog publik di UIN Sumut menghadirkan Ali Mochtar Ngabalin
Sumber :

Ia mengakui sebelum aksi dilakukan pukul 10.00 WIB, pihak mahasiswa melakukan aksi itu, bertemu dengan staf Ngabalin bernama Siska. Dalam pertemuan tersebut, Siska meminta mereka untuk tidak melakukan aksi tersebut. 

img_title Telkom University Ungkap Kondisi Terkini Mahasiswa Korban Perundungan di Asrama

"Pada  pertemuan tersebut kami melihat bahwa mereka (Pihak Ngabalin) memang berencana untuk memperlama kami untuk tidak aksi. Dan perlu di ketahui sebelum aksi memang banyak pihak-pihak yang ingin berjumpa dengan kami dan menawarkan banyak penawaran tapi kami tetap menolak. Dan kami tidak ada meminta uang," ucap Boby.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ketiga, Boby kembali mengklarifikasi bahwa dalam cuitan Ngabalin di akun pribadinya di Instagram mengatakan tidak diusir. Namun, hal itu dibantah mahasiswa UIN Sumut.

img_title Mempersiapkan Generasi Penerus Bangsa Lewat Pendidikan, Karakter, dan Pengabdian

"Jelas kami katakan bahwa kami mengusir dan menolak kedatangan ngabalin di kampus kamu terbukti dengan video yang beredar. Sebab ada indikasi kampanye terselubung," kata Boby.

Terakhir, Boby mengungkapkan bahwa aksi penolakan dan pengusiran Ngabalin di Kampus I UINSU di Jalan IAIN/Jalan Sutomo Ujung, Medan, pekan lalu, tidak ada unsur berpihakan terhadap salah satu Paslon. Namun, murni aksi menolak politisasi kampus.

img_title Aksi Perundungan di Kampus Bandung, Mahasiswa Baru Disemburkan Gas Sambil Dinyalakan Korek Api

"Keempat yang ingin kami klarifikasi bahwa ada berita beredar bahwa aksi kami tersebut ditunggangi BPN pihak 02. Kami klarifikasi bahwa aksi kami tersebut tidak ada kaitanya dengan TKN dan BPN jelas kami menolak dalam vidio tersebut. Bahwa siapa pun yang datang ke kampus kami baik dari TKN atau BPN kami akan usir," jelas Boby.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, kampus UIN Sumut sebagai institusi yang suci tempat belajar dan mengajar harus bersih dari kegiatan kepentingan politik. Yang dinilai bisa merusak kenetralitasan kampus dalam pemilihan presiden ini.

"Kami sampaikan agar tidak terjadi kesalapahaman dan kebohongan. Salam mahasiswa UINSU. Sekali lagi kami tegaskan bahwa aksi kami murni. Perjuangan Mahasiswa menolak politisasi kampus," tutur Boby.

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).

Siapa Pengguna AI Terbesar di Indonesia? Golongan Ini Tempati Posisi Teratas

Hasil survei menunjukan Generasi Z menjadi kelompok pengguna AI terbesar dengan proporsi 43,7 persen. Penggunaan AI untuk kebutuhan edukasi dan pembelajaran juga melonjak

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut