Bangunan Kafe di Medan Roboh, Satu Warga Terluka

Bangunan kafe roboh di Medan.
Sumber :
  • Putra Nasution/VIVA.co.id

VIVA – Sebuah bangunan rumah toko dijadikan kafe bernama Big White Coffee di Jalan Gagak Hita atau Ringroad Medan, roboh dan rata dengan tanah, Senin malam, 8 April 2019. Syukur robohnya bangunan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, melukai seorang warga setempat.

Karyawan Positif COVID-19, BPJS Medan Tutup Layanan Offline

Warga mengalami luka bernama Febri Manurung. Pria berusia 15 tahun itu, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Saat kejadian, ia berada di dalam kamar dengan posisi rumah di belakang bangunan ruko ambruk itu.

"Dia mendapat luka di bagian punggungnya. Sudah dibawa keluarga ke rumah sakit," ucap kerabat korban, Manurung di lokasi kejadian.

Jual-beli Sabu 14,87 Kg, Oknum Polisi Dituntut 20 Tahun Penjara ‎

Manurung menjelaskan, rumah tersebut milik kakeknya dan kondisi rumah terdapat orang enam orang. Lima orang lagi, berada di ruang tamu. Jadinya, tidak tertimpa material bangunan roboh tersebut.

“Itu rumah opung (kakek) saya. Namanya Rogaraja Manurung. Yang hancur, kamar, dapur dan garasi,” sebutnya.

Unjuk Rasa di Medan Sempat Ricuh, Massa Melempari Aparat Polisi

Polisi dari Polrestabes Medan, Tim SAR Medan, dan BPBD Kota Medan sudah bergerak. Tim gabungan tersebut melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan ada tidaknya korban yang tertimpa bangunan roboh tersebut.

"Pukul 19.00 WIB, malam hari. Robohnya bangunan. Kami melakukan penyelidikan datang ke TKP, dengan melakukan wawancara dengan pemilik dan pengawas terakhir kali," ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dadang Hartanto kepada wartawan di lokasi kejadian.

Dadang menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara dari pemilik bangunan, pengawas bangunan dan saksi mata tidak ada korban tertimpa. Karena, kondisi kafe seluruh karyawan diliburkan dengan alasan bangunan kafe itu, sedang direnovasi. Sedangkan, pekerja bangunan sudah selesai bekerja.

"Saksi mata, bangunan itu roboh dan kita masih beruntung bahwa bangunan kosong tidak ada orang beraktivitas di dalam," tutur Dadang.

Namun, ia tidak mempercayakan begitu saja. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Tim SAR dan BPBD Medan melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban tertimbun.

"Namun demikian, melihat sebelah rumah kena dampak, penghuni rumah tersebut luka di bagian punggung. Kami cek kondisinya nanti di rumah saksi," ucap perwira melati tiga itu.

Polisi pun, pastinya melakukan penyelidikan untuk melihat konstruksi bangunan. Karena, dinilai ada unsur membahayakan keselamatan dan akan menerjunkan tim ahli bangunan untuk menyimpulkan penyebab kejadian tersebut.

"Pertama kali lakukan penolongan korban. Walaupun keterangan saksi tidak ada korban," ungkap Dadang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya