KPPU Usut Dugaan Kartel Bawang Putih

Bawang Putih.
Sumber :
  • Dwi Royanto/VIVA.co.id

VIVA – Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Chandra Setiawan mengatakan telah menerima laporan dugaan kartel bawang putih yang dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat).

img_title Polda Sumsel Targetkan Panen Bawang Putih 810 Ton pada November 2026

“Laporan sudah diterima. Mereka (Almisbat) melaporkan sekitar hari Jumat 17 Mei 2019 kemarin,” kata Chandra di Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chandra menjelaskan, dalam aduannya, Almisbat terutama mempertanyakan langkah Kementerian Pertanian (Kementan) yang menunda penerbitan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) sehingga diduga menguntungkan beberapa pihak. 

img_title 98 Persen dari China, Impor Bawang Putih Tembus 229,76 Ribu Ton di Semester I-2026

Dia menambahkan, langkah pertama, KPPU akan memanggil pelapor. Pemanggilan itu untuk meminta klarifikasi terkait laporan yang disampaikan kepada KPPU. 

“Senin 27 Mei kita masih mendengarkan keterangan dari tim yang menerima laporan itu. Perkembangannya sampai mana,” ucap dia.

img_title Targetkan Swasembada Bawang Putih, Wamentan Ungkap Kendala Lahan dan Bibit Unggul

Bagian penegakan hukum KPPU disebutnya juga akan menganalisa dan mempelajari data terkait aduan tersebut. 

“Kalau kartel itu kan pelaku usaha, harus jelas. Apakah betul ada nama-nama pelaku usahanya. Karena kalau KPPU objeknya adalah pelaku usaha, bukan pemerintah,” ucap dia.

Terkait dugaan ini, tegas Chandra, KPPU juga akan memeriksa keterlibatan pemerintah dalam dugaan kartel bawang putih tersebut. Akan dicari tahu apakah pemerintah memang memfasilitasi para pelaku usaha itu atau tidak.

“Kita harus cek siapa pelaku usaha yang diberikan fasilitas. Ada perjanjian atau tidak. Kalau kartel itu harus ada perjanjian dua atau lebih pelaku usaha untuk menetapkan harga atau mengendalikan produksi,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan, pihaknya kini mendorong para petani untuk mau menanam bawang putih lagi.

“Caranya melakukan kemitraan antara petani dengan importir. Pada 2018 ada sekitar 40 importir,” ujar Suwandi di Jakarta. (EP)

Petani bawang putih

Targetkan Swasembada Bawang Putih, Pemerintah Kembangkan 10.000 Hektare Lahan di Jabar

Pemerintah melalui PTPN Group menggeber program swasembada bawang putih, via pengembangan kawasan budidaya 10.000 hektare di Jawa Barat dan melibatkan 14 mitra strategis.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut