Menhub Anggap Sosialisasi Tiket Online Bus Belum Maksimal

Menhub Budi Karya Sumadi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Prasetya Yudha

VIVA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeluhkan sistem pertiketan moda transportasi bus yang belum maksimal karena ternyata masih cukup banyak yang membeli tiket secara manual.

Permudah Registrasi, Pendaki Gunung Marapi Kini Wajib Booking Tiket Online

Budi mengetahui permasalahan itu setelah menginspeksi Terminal Bus Pulogebang di Jakarta, Minggu, 2 Juni 2019. Saat itu dia melihat satu loket bus yang antreannya cukup panjang hingga menghabiskan banyak waktu para calon penumpang.

Padahal, kata Budi, sistem pertiketan bus, sebagaimana tiket moda transportasi lain, sudah dapat dibeli melalui sistem online atau daring. Masyarakat pada dasarnya sudah dapat mengakses atau membeli tiket secara online di mana pun dan kapan pun, tanpa harus mengantre di loket-loket terminal.

Layani Angkutan Nataru 2023, ASDP Indonesia Ferry: Semua Tiket Dijual Online

Selain itu, pembelian tiket melalui sistem online yang telah disediakan oleh pengelola, juga lebih aman dan memberi kepastian bagi penumpang untuk berangkat sesuai hari yang telah direncanakan.

"Dan dia bisa merencanakan sejak jauh hari sebelumnya. Jadi sosialisasi penggunaan online ini belum maksimal, masih 50:50–-50 online, 50 menggunakan ini (sistem manual),” katanya.

Jadwal Liga 1 Tak Konsisten, Arema FC Batal Gunakan Tiket Online

Karena itu, Budi berharap pengelola transportasi bus bisa lebih gencar menyosialisasikan pembelian tiket kepada masyarakat. Di samping juga edukasi kemudahan dan kenyamanan penggunaan sistem online untuk membeli tiket bus.

"Saya pikir sistem ticketing harus diperbaiki karena memang seyogianya ada satu proses yang mengarahkan penumpang ini menggunakan online. Ada yang belum tahu, ada yang mepet waktunya. Tapi sebenarnya kalau diefisienkan online, mereka bisa pesan lewat gadget, lebih mempersingkat waktu," ujarnya. (ase)

Pelabuhan Merak-Bakauheni.

Pemudik Via Kapal Feri Tak Bisa Beli Tiket Online Radius 4 Km dari Pelabuhan

Para pemudik diminta membeli tiket penyebrangan kapal feri H-1 mudik, karena ada pembatasan area pembelian tiket online di sekitaran pelabuhan

img_title
VIVA.co.id
15 Maret 2024