Rachmat Gobel, dari Pengusaha Sukses Jadi Pimpinan DPR

profil tokoh Rachmat Gobel.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus) menetapkan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024. Puan Maharani ditunjuk sebagai Ketua DPR, didampingi oleh sejumlah wakil ketua, salah satunya Rachmat Gobel.

img_title Terpopuler: QJMotor Fort 180 vs Honda ADV160, Mobil Puan Maharani, dan Strategi Jepang Hadapi China

Rachmat Gobel ditunjuk jadi wakil ketua DPR periode lima tahun ke depan lewat Partai Nasional Demokrat atau Nasdem. Sebelum menduduki kursi wakil ketua DPR, Rachmat dikenal sebagai salah satu pengusaha pribumi yang paling sukses di negeri ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diolah dari berbagai sumber, pria kelahiran Gorontalo, 3 September 1962 itu memang lahir dari keturunan pengusaha, Ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel adalah pengusaha ternama pemilik Gobel Group.

img_title Kerennya Mobil Ketua DPR RI, Puan Maharani

Anak bungsu dari lima bersaudara ini mengenyam pendidikan di Jepang, di Chuo University jurusan Perdagangan Internasional. Setelah lulus, dia kerja di perusahaan Jepang yang bekerja sama dengan Gobel Group, yakni Matsushita Group.

Dua tahun bekerja di sana, Rachmat kembali ke Jakarta dan bekerja di perusahaan Gobel Group. Dia menjadi Asisten Presiden Direktur PT Gobel International (sekarang Panasonic Corporation). Ini merupakan perusahaan joint venture pertama antara Jepang dan Indonesia di bidang industri manufaktur elektronik. Sejak itu, dia membesarkan Gobel Group.

img_title Puan Jawab Narasi soal Gantikan Gibran Jadi Wapres, Begini Sikap Ketua DPR RI Jelang Putusan MK

Selain  menjadi pengusaha sukses di bawah bendera Gobel Group, Rachmat juga aktif di Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Rachmat pun pernah menjabat sebagai Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).

Tak cuma itu, dia pun aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan hingga saat ini. Di samping itu, Rachmat pernah menjadi salah satu anggota Komite Inovasi Nasional (KIN) di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang bertugas membantu presiden untuk memperkuat sistem inovasi nasional dan mengembangkan budaya inovasi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara dalam Kabinet Kerja I era Joko Widodo, Rachmat pernah ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan. Namun 10 bulan kemudian, saat reshuffle kabinet, dia diganti oleh Thomas Lembong.

Dan hari ini, dia ditunjuk Nasdem menjadi wakil ketua DPR periode 2019-2024 bersama dengan Aziz Syamsudin dari Fraksi Golkar, Sufmi Dasco Ahmad dari Gerindra, dan wakil dari PKB. Mereka akan mendampingi Puan Maharani dari PDIP sebagai Ketua DPR RI, menggantikan Bambang Soesatyo.

Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI)

Saham Suami Puan Maharani Melejit, BUVA Klarifikasi ke BEI soal Rights Issue 50 Miliar Saham Baru

Emiten terafiliasi Happy Hapsoro, BUVA, menyampaikan klarifikasi volatilitas saham ke BEI. BUVA tegaskan tak ada fakta material baru selain rights issue 50 miliar saham.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut