Peserta Reuni 212 Tinggalkan 29,5 Ton Sampah

Reuni Akbar 212 Tahun 2019
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI membersihkan sampah hingga jumlah 29,5 ton dari Reuni 212 di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Andono Warih, sampah, didominasi botol minuman, juga bungkus-bungkus makanan peserta.

Belum Mampu Atasi Banjir dan Macet di DKI, SPJ beri Rapor Merah Kinerja Heru Budi

"Total timbunan sampah 80 meter kubik atau 29,5 ton," ujar Andono saat dihubungi pada Senin, 2 Desember 2019.

Andono menyampaikan, para petugas yang jumlahnya 425 personel, mengumpulkan sampah-sampah dari tong yang sebelumnya telah disediakan supaya peserta tertib membuang sampah.

Toyota Eco Youth 2024: Berkat Sampah Bisa Ketemu Barack Obama

DKI juga mengerahkan sarana pendukung seperti delapan unit road sweeper, dua unit compactor, hingga dua unit truk sampah anorganik.

"Proses pembersihan dimulai pukul 10.00 WIB. Saat massa aksi mulai meninggalkan lokasi, petugas kebersihan mulai bergerak dan pukul 13.00 WIB sudah steril (dari sampah)," ujar Andono.

Stafsus Menkeu: Bea Cukai Bukan Keranjang Sampah

Andono juga mengemukakan, para petugas, terbantu pula oleh para peserta acara yang turut mengumpulkan sampah-sampah mereka. Sampah-sampah selanjutnya dipilih sebagian di bank sampah, lalu dikirim sebagian besarnya ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Tidak ada kesulitan dalam penanganan sampah hari ini. Petugas juga dipermudah dengan inisiatif peserta yang mengumpulkan sampah secara mandiri," ujar Andono.

Sampah plastik.

Kemasan Guna Ulang Dinilai Perlu Digalakkan untuk Kurangi Timbunan Sampah Plastik

Data National Plastic Action Partnership, menyatakan, volume sampah plastik tumbuh sebesar 5 persen setiap tahunnya. KLHK menegaskan mengurangi sampah hingga 30 persen.

img_title
VIVA.co.id
5 Mei 2024