Prabowo: Strategi Tak Boleh Didasarkan Doa

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

VIVA – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menjelaskan prinsip-prinsip yang akan dipegangnya dalam merumuskan kebijakan umum di bidang pertahanan. Di antaranya kebijakan tak boleh didasarkan pada harapan dan strategi tak boleh didasarkan atas doa.

img_title Kapolri Dorong Polwan Indonesia Makin Berani Bersaing di Level Internasional

"Saya juga ingin menyampaikan dalam rumusan kebijakan umum nanti, saya menganut suatu istilah yang sangat sederhana, kebijakan kita tidak boleh didasarkan atas harapan, hope is not a policy," kata Prabowo dalam rapat komisi I di kompleks parlemen, Jakarta, Senin 11 November 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan jangan berharap agar tidak ada negara yang akan mengganggu Indonesia. Ia juga menyebutkan doa bukan bagian dari strategi pertahanan.

img_title Ojol hingga Guru Honorer Duduk sebagai Tamu Kehormatan di Malam Puncak HUT ke-28 PAN

"Kemudian maaf, kita memang bangsa yang beragama. Tapi saya perumus kebijakan umum di bidang pertahanan, strategi tidak boleh didasarkan atas doa, prayer is not strategy," kata Prabowo.

Ia menilai kebijakan dan strategi ujungnya adalah investasi. Adapun yang dimaksud investasi adalah sumber daya manusia dan teknologi.  "Doktrin dan strategi yang tepat kemudian kekuatan yang memadai," kata Prabowo.

img_title Zulhas Adukan Mahalnya Kuliah PTN Jalur Mandiri, Prabowo: Kuliah di PTN Harus Gratis!

Sebelumnya, Prabowo menyebut pertahanan tak boleh dipandang hanya sebagai tambahan. Sebab, infrastruktur boleh dibangun hebat, tapi kalau wilayah tak dijaga, maka akan hilang kedaulatan Indonesia.

"Karena itu pertahanan negara tak boleh dipandang sebagai suatu tambahan atau adendum, atau suatu keikutsertaan, tapi ini adalah tujuan negara yang pertama. Kita boleh bangun infrastruktur yang banyak hebat. Kalau kita tak mampu menjaga wilayah laut, darat, udara kita, kita akan hilang kedaulatan kita dan kemampuan kita bertahan sebagai negara," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, wawasan pemikiran dan doktrin Hankamneg akan disusun dan dirumuskan bersama. Adapun pertahanan bagi Indonesia tak bersifat ofensif tapi defensif.

"Jadi wawasan kita wawasan defensif. Wawasan menjaga kedaulatan kita. Kita tak berniat mengganggu bangsa lain. Pimpinan politik kita, saya yakin saudara-saudara sekalian yang memegang mandat dari rakyat, kita tak ingin ganggu bangsa lain manapun tapi kita tak boleh membiarkan kepentingan kekayaan kita diganggu bangsa lain," kata Prabowo menegaskan.

Ilustrasi Karhutla

Kinerja Polri Tangani Karhutla Dinilai Dapat Kepercayaan Tinggi dari Presiden Prabowo

Romli menegaskan bahwa dengan pernyataan tegas di forum publik, Presiden Prabowo secara tidak langsung mengapresiasi keberhasilan Kapolri dan jajarannya

img_title
VIVA.co.id
20 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut