DPR Minta Pengganti UN Harus Lebih Sempurna

Siswa SMP di Depok tengah ujian nasional, Senin, 22 April 2019.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA – Ketua Komisi X Syaiful Huda membuat pantun untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat memulai rapat tentang ujian nasional (UN) di gedung DPR, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019.

img_title Masih Tak Terima Hukuman dan Dendanya Disunat, Nadiem Ajukan Kasasi Minta Dibebaskan

Ia memulai dengan mengingatkan agenda rapat yang akan membahas soal penghapusan ujian nasional (UN) yang akan digantikan dengan asessment kompetensi dan survei karakter. "Kedua, kelonggaran zonasi. Ketiga soal RPP. Keempat soal menyangkut soal ujian standar nasional," kata Syaiful.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun membacakan pantun terkait ujian nasional. "Ada jarum dan ada juga peniti, Jangan ditusuk pastilah luka, ujian nasional sudah akan diganti, mas Nadiem harus jamin lebih sempurna," kata Syaiful.

img_title Ibas: PPHN Harus Lahir dari Konsensus Nasional dan Partisipasi Publik

Ia menjelaskan pantun yang ia buat untuk mewakili keresahannya dan juga publik. Termasuk juga keresahan guru dan siswa. "Karena kebijakan menghapus UN itu adalah kebijakan yang luar biasa. Karena ini kebijakan nasional mas Nadiem. Dari awal kami mendukung UN dihapus tapi harus ada skema grand design blueprint yang lebih sempurna ketimbang UN," kata Syaiful.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, menegaskan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 merupakan pelaksanaan  terakhir kalinya.

img_title Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas, Dukungan Pemerintah ke Daerah Diperkuat

“Penyelenggaraan UN tahun 2021 akan diubah menjadi assessment Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter,” kata Nadiem Makarim di Jakarta Selatan, Rabu, 11 Desember 2019.
 

Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

Pengamat Nilai 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Fondasi Penting Penguatan Pembangunan Nasional

Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat pembangunan nasional.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut