Dampak Abu Merapi, Penutupan Bandara Adi Soemarmo Diperpanjang

Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.
Sumber :
  • VIVAnews/ Fajar Sodik.

VIVAnews - Penutupan Bandara Adi Soemarmo yang terletak di Boyolali Jawa tengah, diperpanjang hingga pukul 15.30 WIB. Padahal rencana awal penutupan hanya dilakukan selama satu jam setelah landasan pacu diguyur hujan abu erupsi Gunung Merapi.

img_title Selain Gunung Anak Krakatau, Aktivitas Semeru dan Merapi Perlu Diwaspadai

Humas Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi, mengatakan penutupan bandara awalnya dilakukan pada pukul 09.10 hingga 10.10 WIB. Hanya saja pada siang ini penutupan bandara kembali diperpanjang pada pukul 13.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Close diperpanjang dari pukul 13.30 hingga 15.30 WIB," kata dia, Selasa, 3 Maret 2020.

img_title Penutupan Bandara Diperpanjang hingga Pukul 23.59 WIB, Menhub Dudy Ungkap Alasannya

Sedangkan sebelumnya juga telah memperpanjang waktu penutupan dari seharusnya pukul 10.10 WIB menjadi pukul 11.30 WIB. Akibat penutupan itu sejumlah jadwal penerbangan pun dibatalkan.

"Pesawat terdampak JT537 route SPC-CGK (on ground PS04), GA222 route CGK-SOC cancel dan Air Asia QZ8454 router DPS-SOC cancel," katanya.

img_title 5 Bandara Masih Ditutup Gegara Abu Anak Krakatau, 1 Sudah Kembali Buka! Ini Daftarnya

Penutupan aktivitas penerbangan di bandara itu lantaran bagian landasan pacu terkena guyuran hujan abu vulkanik. Hal ini berdasarkan tes yang telah dilakukan di landasan pacu terkait ada tidaknya dampak hujan abu.

"Hasil tes positif, memang bagian runway terkena abu Merapi, jadi langsung close. Abu membahayakan ya kerena runway-nya tidak clear dan tidak clean jadi harus ditutup," kata dia.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah cegah dampak bencana meluas.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut